Loading...

Tips mengatur dan mengelola keuangan keluarga

Financial planning ketika masih single dan setelah menikah tentu akan sangat berbeda. Saat masih single atau belum menikah kita bisa membatasi beberapa pengeluaran atau membuat pengeluaran sesuka hati kita. Namun setelah menikah tentu akan ada beberapa penyesuaian baik untuk kebutuhan pokok bahkan untuk membeli sesuatu sesuai keinginan kitapun harus dirundingkan terlebih dahulu kepada pasangan, apakah memang perlu atau bisa ditunda.

Jika anda dan pasangan sama-sama bekerja dan memiliki dua penghasilan tentu harus berembuk terlebih dahulu untuk menetapkan dan mengatur keuangan dalam keluarga. Berikut ini adalah tips-tips yang bisa membantu anda dalam menjalankan program perencanaan keuangan keluarga yang matang dan terencana.

1. Buat daftar pemasukan dan pengeluaran

Kebutuhan pokok rumah tangga seperti tagihan listrik, air, telepon, makan-minum, jalan-jalan, kredit atau cicilan baik rumah maupun kendaraan tentu harus diprioritaskan. Buatlah daftar kebutuhan yang harus anda bayar terlebih dahulu dan sisanya lebih baik ditabung untuk hal-hal tak terduga seperti yang akan dijelaskan dalam poin selanjutnya.

2. Bedakan antara kebutuhan dan keinginan

Saat sudah berkeluarga tentunya kita tidak bsa seenaknya membeli apapun yang kita mau, apalagi jika keuangan terbatas. Sebaiknya bicarakan terlebih dahulu bersama suami atau istri anda dan buatlah keputusan. Jika itu memang perlu dan mendesak tak ada salahnya untu membelinya, namun jika dirasa kurang perlu anda bisa menundanya terlebih dahulu.

3. Sediakan dana darurat

Dana darurat atau dana cadangan biasanya berjumlah 6-12 kali dari total pengeluaran anda per bulan. Misalkan keluarga anda memiliki pengeluaran sebesar 4,5 juta setiap bulannya. Tentu anda harus menyediakan dana sekitar 27-54 juta dalam tabungan. Hal ini untuk menanggulangi hal-hal tidak terduga seperti PHK sehingga pemasukan menjadi terhenti. Alokasikan biaya pemasukan yang tersisa setiap bulannya untuk dana darurat tersebut.

4. Asuransi dan investasi

Jangan pernah lupakan asuransi maupun investasi karena itu merupakan jaminan bagi keuangan anda bersama keluarga. Asuransi seperti kecelakaan, kematian maupun pendidikan bisa menjadi proteksi yang melindungi anda saat mengalami kejadian tak terduga. Beragam investasi juga bisa anda mainkan untuk melipatgandakan uang anda ketimbang menabung. Namun patut diingat, pahami terlebih dahulu beberapa risiko atau kemungkinan terburuk sebelum terjun ke dalam permainan investasi.

Itulah beberapa tips mengatur keuangan keluarga yang sudah dirangkum dalam 4 poin penting. Mulailah membuat financial planning atau rencana keuangan bersama keluarga dan jangan lupa untuk mengalokasikan setiap dana yang anda keluarkan dengan bijaksana.

loading...
Loading...
Tips mengatur dan mengelola keuangan keluarga | akbar | 4.5