Loading...

Kisah Cerita Pengalaman Malam Pertama

Suatu ketika di suatu tempat yang tidak diketahui keberadaannya, ada seorang wanita janda mempunyai tiga orang anak perempuan yang cantik-cantik. Sebuat saja anak-anak perempuannya itu Eka, Dwi dan Tri. Karena ketiganya sudah cukup umur dan masih-masing anaknya telah mempunyai calon pendamping, maka dinikahkanlah anak-anak perempuannya itu.

Pada saat itu, di malam hari setelah anak-anaknya melangsungkan pernikahan, dan ketiganya telah masuk ke kamar untuk menikmati malam pertamanya, tiba-tiba Janda tersebut merasa kebelet pipis. Karena tak tahan menahan kencing, ia pun akhirnya pergi ke kamar mandi untuk melepaskan hasratnya tersebut.

Untuk dapat mencapai kamar mandi, maka dia harus melewati kamar ketiga putrinya. Dan ketika ia melewati kamar Eka, ia pun berhenti sejenak. Samar-samar dia mendengar ada jeritan dan tangisan serta rintihan juga erangan yang cukup jelas dari kamar Eka. Si Janda akhirnya manggut-manggut saja sambil tersenyum mengenang masa lalu saat malam pertamanya.

Ia pun akhirnya berjalan lagi, sampai saat melalui kamar Dwi, sang Janda kembali mendengar suara tawa cekikikan dan canda yang diiringi juga dengan erangan bahagia. Si Janda pun kembali manggut-manggut saja sambil tersenyum mengenang masa lalu.

Akhirnya Janda itu pun kembali berjalan. Namun saat ia melalui kamar Tri, dia nyaris tak mendengar suara apapun. Hanya ada suara ‘hmm… hmm…’ itupun jarang dan suaranya tidak jelas. Kali ini si Janda tidak manggut-manggut lagi, tapi langsung ke pergi WC, kencing dengan kening yang berkerut, “Kenapa yah kok aku dulu tidak pernah seperti itu di malam pengantin.” gumam sang Janda sambil mikir.

Pada keesokan harinya sambil sarapan, Janda itu pun bertanya kepada ketiga anaknya seputar kejadian tadi malam.

“Eka, kenapa tadi malam kamu menangis?” tanya sang Janda.

“Kan ibu pernah bilang, TIDAK BAIK BERPURA-PURA. Kalau merasa sakit, yah menangis saja,” jawab Eka.

“Oh, jadi begitu. Kamu memang anak yang baik. Nurut dengan nasehat orang tua. Kalau kamu Dwi, kenapa tadi malam kamu tertawa-tawa?” tanya Janda itu kepada anak keduanya.

“Kan ibu pernah bilang, TIDAK BAIK BERPURA-PURA. Kalau merasa geli yah tertawa saja,” jawab Dwi.

“Oh, begitu. Kamu anak yang baik menuruti nasehat orang tua. Terus kamu Tri, kenapa tadi malam kamu hanya diam saja?” tanya sang ibu penasaran.

“Kan ibu juga kan sudah sering bilang, TIDAK BAIK BICARA KALAU MULUT SEDANG PENUH,” jawab Tri dengan santainya.

Janda itu pun akhirnya hanya bisa bengong, dengan mulut melompong memperlihatkan giginya yang ompong.

loading...
Loading...
kisah malam pertama, cerita mp kebelet pipis

Kisah Cerita Pengalaman Malam Pertama | lawas | 4.5