Loading...

Jomblo, Karena Keadaan atau Pilihan?

Melajang atau menjadi single disebut juga sebagai jomblo ada 2 tipe:
1. Karena nasib harus menjadi jomblo ntah karena putus atau belum pernah ada yang ‘nembak’ / nerima atau karena benar-benar tidak punya waktu untuk mencari jodoh.
2. Karena pilihan, seperti belum ingin punya pacar dan punya tujuan untuk menikah dengan seseorang.

Nah, pertanyaannya kita masuk tipe yang mana ya? Karena nasib / keadaan yang mengharuskan kita sendiri atau karena pilihan pribadi kita yang belum ingin menautkan hati dan raga kita kepada seseorang? Tapi tahukah Anda status jomblo Anda yang sebelumnya adalah pilihan bisa menjadi keadaan.

Jomblo Karena Pilihan

Ada yang memang tidak berani untuk berkomitmen ntah karena memiliki tabiat tidak suka diatur. Ya, jomblo karena pilihan. Biasanya mereka ini adalah wanita atau pria sukses namun belum ingin berpacaran atau menikah. Tahukah Anda bahwa ada juga sisi negatif dari pilihan menjomblo ini. Seperti yang sudah disebutkan di awal, karena egois biasanya mereka juga secara langsung atau tidak langsung ‘memaksa’ orang-orang di sekitar mereka untuk mengikuti kemauan mereka.

Yang lain karena merasa belum siap. Nah, pertanyaannya bagi yang merasa belum siap untuk berkomiten dalam pacaran / menikah: Kapan Anda siap untuk berkomitmen?

Jomblo Karena Keadaan

Yang ini adalah tipe jomblo paling tragis. Sebenarnya Anda ingin sekali punya pacar namun apalah daya tangan tak sampai.

Beberapa menjomblog karena keadaan dan nasib oleh karena harus fokus dan tidak punya waktu. Tapi sebenarnya jangan pernah salahkan keadaan, karena kita semua pasti bisa mengatur keadaan, bukan keadaan yang mengatur kita!

Yang lainnya menjomblo karena keadaan mungkin karena pernah sakit hati dengan seseorang. Pernyataan yang perlu Anda ingat adalah seperti lagu dangdut berikut ini: “Tidak semua laki-laki…”

Status Jomblo Berubah Kastanya

Banyak orang mengesampingkan acara cari jodoh karena ingin fokus terlebih dahulu pada pendidikan dan karir. Mereka merasa tidak mau terbebani dengan berpacaran. Mereka menganggap bahwa pacaran bisa menyita waktu, semisal harus menghabiskan waktu dengan pacar atau harus menghadapi seluk-beluk pacaran.

Ya, memang diakui bahwa berpacaran tidak seindah yang di bayangan atau seperti di film-film televisi, makanya tidak sedikit juga orang yang memilih untuk tetap melajang. Alasan mereka adalah karena belum ada waktu untuk itu. Walau ada yang pesimis dengan status jomblo, tapi biasanya mereka yang menjomblo karena pilihan ini merasa bangga! Mereka bukan tidak cantik / tampan, bukan tidak sukses tapi mereka lebih memilih untuk sendiri. Tapi tahukah Anda bahwa jomblo karena pilihan ini bisa berubah menjadi jomblo karena keadaan?

Karena tidak punya waktu untuk cari jodoh, lama-kelamaan seseorang bisa asyik dengan kesendiriannya. Untuk beberapa waktu setelah mereka mendapatkan semua yang diinginkan, mereka bisa sangat puas! Namun, suatu saat manusia akan membutuhkan pendamping dalam hidupnya. Khususnya bagi wanita, prinsip turun pasaran atau tidak lalu akan mulai melekat.

Entah ada harus menjomblo karena keadaan atau pilihan, Anda masih punya kesempatan untuk memiliki pasangan atau mengubah sikap asalkan mau berusaha. Setiap orang dilahirkan untuk seseorang.

loading...
Loading...
Jomblo, Karena Keadaan atau Pilihan? | akbar | 4.5