Loading...

Cara Memilih Serta Menyimpan Jengkol Biar Awet dan Tetap Berkualitas

Jengkol, bahan makanan banyak dibenci, namun banyak juga yang menyukainya. Ya, aromanya yang kuat dan menyengat membuat orang harus berpikir dua kali untuk mengonsumsinya. Namun, bagi mereka pecinta jengkol, baunya yang khas tersebut tidak membuat penggemarnya patang semangat untuk menyantapnya.

Perlu diketahui bahwa ada banyak manfaat jengkol untuk kesehatan, antara lain mencegah anemia dan jatung koroner. Mengonsumsi jengkol memang akan membuat bau menyengat di mulut dan urine. Namun, bagi yang tidak menyukai bau menyengat jengkol ini sebenarnya bisa menghilangkan bau aroma khas jengkol. Silahkan baca cara menghilangkan bau jengkol

Cara Memilih dan Menyimpan Jengkol

Proses Penyimpanan yang Benar Membuat Jengkol Tahan Lama dan Terjaga Kualitasnya


Ada banyak olahan yang bisa dibuat menggunakan bahan jengkol. Misalnya saja diolah menjadi semur jengkol yang rasanya gurih, lezat dan pedas menggugah selera. Bisa juga diolah menjadi gulai, balado, rendang atau lainnya. Dan untuk mendapatkan masakan jengkol yang lezat, pastikan untuk memilih jengkol terbaik. Pastikan pula untuk menyimpan jengkol dengan tepat. Lantas, bagaimana cara memilih jengkol dan menyimpannya?

Cara Memilih Jengkol Kualitas Terbaik

Jengkol bisa dikonsumsi baik kala masih muda atau yang sudah tua. Tinggal sesuai selera saja. Karena baik jengkol muda maupun tua, rasanya tetap menggugah selera. Bila anda ingin mengonsumsi dan mengolah jengkol yang masih muda, maka pilihlah jengkol dengan kulit yang masih bagus dan tidak lecet.

Untuk jenis jengkol yang muda, sebaiknya pilih yang warna kulit arinya coklat terang. Ketika dibelah, warna daging jengkol lebih hijau dan teksturnya alot segar. Sementara bila anda menginginkan jenis jengkol tua, maka pilihlah yang kulit arinya berwarna coklat gelap. Jika dibelah, daging jengkol lebih berwarna kuning dengan tekstur lebih lembut. Hindari memilih jengkol yang kulitnya berlubang karena ini bisa menunjukkan jengkol busuk atau kualitas dagingnya buruk.

Cara Menyimpan Jengkol Agar Bisa Bertahan Lama

Untuk menyimpan jengkol agar lebih awet, sebaiknya simpanlah jengkol dalam keadaan matang atau sudah direbus dulu. Ini berlaku untuk jengkol yang muda ataupun yang sudah tua. Kemudian supaya jengkol bisa lebih awet, maka simpanlah di lemari es tepatnya di freezer dan tempatkan di wadah yang kedap udara. Bisa menggunakan toples atau bisa juga menggunakan kotak makanan.

Yang perlu diperhatikan saat merebus jengkol, sebaiknya kupas terlebih dahulu kulit jengkol dan cuci bersih jengkol. Untuk merebusnya tidak perlu lama-lama, cukup dalam masa kurang lebih selama 3 sampai 5 menit dengan air mendidih. Ini berlaku untuk jengkol muda maupun tua. Sebelum menyimpannya dalam lemari es, tiriskan dan biarkan jengkol dingin. Dalam proses perebusan jengkol, tidak perlu ditambahkan bahan lain, namun bila menginginkannya bisa dengan sedikit garam agar rasa jengkol makin gurih.

Dengan menerapkan proses penyimpanan yang baik dan benar, ini akan mampu mempertahankan kualitas serta bisa menghasilkan masakan dari olahan jengkol yang lezat, menggugah selera serta tentunya sehat. Nah, selamat mencoba dan semoga informasi ini bermanfaat bagi anda para pencinta kuliner jengkol.

Loading...
Cara Memilih Serta Menyimpan Jengkol Biar Awet dan Tetap Berkualitas | akbar | 4.5