Loading...

Bagaimana Cara Memilih Sikat dan Pasta Gigi yang Baik?

Gigi yang berlubang bisa menyebabkan mulut jadi bau. Gigi yang berlubang juga bisa menjadi tempat masuk kuman ke dalam peredaran darah sehingga menimbulkan penyakit yang lain, seperti penyakit jantung. Oleh karena itu, agar mulut tidak menjadi sumber penyakit, gigi dan rongga mulut perlu diberikan perhatian secara khusus.

Menggosok gigi merupakan cara yang dilakukan untuk membersihkan gigi dari sisa-sisa makanan. Menggosok gigi tidak hanya sekedar menyikat, tapi juga harus memperhatikan sikat gigi yang digunakan.

Pada prinsipnya, sikat gigi yang baik adalah sikat gigi yang bisa menjangkau semua permukaan gigi dan tidak melukai gusi saat digunakan. Oleh karena itu, bulu sikat gigi harus terbuat dari bahan yang cukup lembut dan memiliki ujung yang meruncing sehingga bisa dengan mudah menjangkau gigi-gigi sebelah dalam.

Selain pemilihan sikat gigi, hal lain yang perlu diperhatikan adalah cara menyimpan sikat gigi. Sikat gigi sebaiknya disimpan di wadah yang bersih dan tidak terkena serangga. Jangan menyimpan sikat gigi berdesak-desakkan dengan sikat gigi yang lainnya. Sikat gigi yang menempel pada sikat gigi lainnya yang tidak bersih maka bisa menyebabkan terkontaminasi.

Pasta gigi atau odol yang beredar saat ini mengandung komposisi zat yang bervariasi. Senyawa yang umumnya ada pada pasta gigi adalah bahan-bahan abrasif untuk membersihkan gigi, deterjen yang menyebabkan busa, serta flour. Flour adalah zat yang harus ada pada pasta gigi yang Anda pakai karena sangat berguna untuk mencegah luruhnya mineral-mineral (demineralisasi) pada permukaan gigi serta mengurangi produksi asam oleh bakteri mulut. Hal ini berarti mengurangi kemungkinan terjadinya gigi berlubang.

Ada pula pasta gigi yang mengandung soda (baking soda). Senyawa ini berguna untuk menurunkan kadar keasaman dalam rongga mulut. Triclosan adalah senyawa anti bakteri yang berguna untuk mengontrol plak. Ada pasta gigi yang mengandung enzim-enzim tertentu, ini berguna untuk meningkatkan kemampuan air liur membunuh bakteri.

Masih banyak senyawa-senyawa lain dalam pasta gigi yang beredar saat ini yang masing-masing mempunyai kegunaan tersendiri. Kesemuanya itu mempunyai satu tujuan yaitu untuk mencegah terjadinya plak dan gigi berlubang.

Oleh karena itu, sebenarnya semua pasta gigi itu baik. Yang paling penting adalah sikat gigi secara teratur dan benar, minimal dua kali sehari, paling baik adalah setiap setelah makan dan setelah mengasup makanan yang manis-manis. Pasta gigi untuk dewasa umumnya mengandung mentol/mint sehingga mungkin anak-anak tidak begitu menyukainya. Tetapi jika anak Anda bisa menerimanya, pasta gigi tidak perlu dibedakan. Jika Anda mempunyai anak yang lebih kecil, hati-hati memakai pasta gigi jika ia belum bisa berkumur. Pasta gigi yang tertelan bisa menyebabkan fluorosis (kelebihan flour) sehingga giginya menjadi berbercak-bercak.

loading...
Loading...
Bagaimana Cara Memilih Sikat dan Pasta Gigi yang Baik? | lawas | 4.5