Loading...

Alasan-alasan mengapa anda harus berhenti bergosip

Bergosip ria memang identik dilakukan oleh wanita atau ibu-ibu rumah tangga yang sedang berkumpul. Bahkan, kegiatan menggosip juga dilakukan oleh para wanita karir di kantor, tak jarang pria pun juga ada yang suka dan ikut nimbrung bergosip.

Meski terlihat mengasyikkan, bergosip sejatinya memiliki efek buruk bagi anda maupun orang lain. Tentu saja kegiatan in sebaiknya dihentikan sebelum berimbas negatif pada diri anda.

Mengapa gosip sebaiknya dihentikan atau tidak dilakukan sama sekali? Berikut alasannya.

Merusak nama baik
Saat bergosip, biasanya yang dibicarakan adalah kejelekan dan keburukan orang lain, hingga nama baik atau reputasi orang tersebut rusak di mata banyak orang. Akan tetapi, jika apa yang dibicarakan itu tak benar, maka Anda sudah memfitnah orang lain bahkan bisa merusak nama baik anda sendiri.

Menyakiti
Membicarakan keburukan orang lain itu pasti menyakitkan hati mereka. Coba Anda bayangkan jika hal tersebut terjadi pada diri Anda sendiri, rasanya tidak enak, bukan? Karena itu jagalah sikap Anda agar tidak menyakiti orang lain.

Dijauhi
Jika Anda punya kebiasaan bergosip, kemana-mana selalu membicarakan orang lain, maka jangan heran bila Anda dicap sebagai ‘biang gosip’. Hal itu bisa membuat Anda dijauhi banyak orang sebab mereka tidak ingin jadi bahan gosip Anda.

Tak dipercaya
Mulut yang suka bergosip biasanya ‘bocor’ alias tak dapat dipercaya. Ia suka mencari-cari rahasia orang, lalu menyebarkannya ke orang lain. Hal ini iakan berefek buruk sekali bagi kepercayaan orang terhadap Anda. Kemungkinan besar, Anda tak akan dipercaya lagi oleh orang lain.

Masalah hukum
Apabila orang yang Anda gosipkan tak terima, ia bisa membawa masalah tersebut ke jalur hukum. Ada pasal mengenai pencemaran nama baik dengan ancaman hukuman penjara. Jadi, berhati-hatilah sebelum bergosip. Mulutmu Harimaumu!

loading...
Loading...
Alasan-alasan mengapa anda harus berhenti bergosip | akbar | 4.5