Loading...

7 Tips menumbuhkan sifat kepemimpinan pada anak

Semua orangtua tentunya ingin buah hatinya tumbuh menjadi sukses dan berguna ketika dewasa kelak. Untuk menjadi sukses, tentunya dibutuhkan sifat kepemimpinan, menyukai tantangan dan siap mengambil risiko.

Agar anak tumbuh menjadi pemimpin, setidaknya ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh para orangtua, seperti berikut ini:

1. Temukan mentor yang tepat
Meski berstatus orangtua, bukan berarti anda harus menjadi mentor untuk sang anak. Anda yang berprofesi sebagai karyawan tentu tidak bisa menjadi mentor untuk anak anda yang ingin menjadi seorang penyanyi. Karena itu carilah rekan atau kenalan yang memiliki profesi atau latar belakang pendidikan yang sesuai dengan minat anak agar dia bisa belajar darinya.

2. Tumbuhkan pola pikir berkembang
Terapkan pola pikir yang lebih berorientasi pada proses, bukan hanya pada hasil akhir. Dengan begitu, anak akan belajar bagaiamana menghadapi kegagalan sehingga lebih berani dan percaya diri untuk mencoba hal-hal baru.

3. Temukan bakat dan minat
Setiap anak mempunyai kelebihan dan kekurangan yang berbeda-beda. Sebagai orangtua, carilah kelebihan yang menjadi bakat atau minat serta berilah dukungan moril agar anak merasa lebih aman dan tenang.

4. Kembangkan sifat berpikir kritis
Ciri utama seorang pemimpin adalah berpikir kritis dalam menyikapi suatu masalah. Anda dapat mengasah cara berpikir anak dengan menanyakan bagaimana sikap mereka jika berada di suatu posisi tertentu. Tak perlu hal rumit, mulailah bertanya dari hal atau kejadian yang sederhana.

5. Aktif bersosialisasi
Era digital dapat membuat anak kehilangan kemampuan interaksinya karena terbiasa berkomunikasi di dunia maya. Ajaklah anak untuk aktif bersosialisasi baik di lingkungan organisasi, pertemuan sosial atau kegiatan lainnya yang berhubungan dengan banyak orang secara interaktif.

6. Perluas wawasan
Cobalah untuk memperluas wawasan anak. Dengan berkembangnya teknologi, kini tak sulit mendapatkan informasi yang bersifat edukatif dan mendidik. Namun jangan lupa untuk mendampingi anak agar ia tidak mengakses informasi yang belum pantas untuk anak seusianya.

7. Tingkatkan EQ
EQ atau kecerdasan emosional sangat diperlukan di tengah era globalisasi dan meningkatnya individualisme. Sifat individualis tidak akan membuat anak menjadi pemimpin. Ajaklah ia untuk berinteraksi di dunia luar agar lebih peduli pada lingkungan sekitar. Dengan begitu, ia akan belajar bagaimana rasanya berbagi, menolong dan bekerjasama dengan orang lain.

loading...
Loading...
7 Tips menumbuhkan sifat kepemimpinan pada anak | akbar | 4.5