Loading...

7 Asupan Makanan yang Bermanfaat untuk Mencegah Konstipasi

Asupan Makanan untuk Mengatasi KonstipasiSeseorang yang mengalami konstipas maka akan merasakan ketidaknyamanan pada perutnya. Ada banyak faktor penyebab konstipasi, misalnya karena kurang gerak, sering menahan buang air besar, stres, dan bisa juga karena asupan makanan yang kurang tepat.

Saat anda mengalami konstipasi, maka anda jangan langsung berpikir tentang obat pencahar. Karena makanan alami pun anda bisa mengatasi konstipasi. Berikut adalah beberapa contoh asupan makanan yang bisa dikonsumsi sebagai cara alami untuk mengatasi konstipasi :

1. Padi-padian
Mengkonsumsi 6 ons padi-padian seperti serealia, roti, dan bahan makanan yang mengandung tepung (jagung, kacang polong, kentang, dan kacang lima) setiap harinya bisa membantu melancarkan pengeluaran kotoran dari dalam perut. Utamakan asupan yang terbuat dari gandum utuh. Untuk memastikan bahwa anda mendapatkan serat setiap harinya, pastikan bahwa sarapan anda mengandung sereal tinggi serat. Cek label pada sereal yang akan anda konsumsi, jika mengandung 5-6 gram serat per sajian, hal itu sudah terhitung pada serat tinggi.

2. Buah dan sayuran
Makanlah 5 porsi sayuran dan buah-buahan setiap harinya. Pilih variasi dari kentang manis, apel, pir, jeruk, prune, jagung, buah beri, aprikot, persik, kacang polong, wortel, tomat, bayam, brokoli, dan kembang kol.

Untuk mencegah konstipasi, makanlah satu buah apel satu jam setelah makan makanan utama. Bagi sebagian orang, jus apel dan cuka apel adalah laksatif alami, anda bisa mencoba dan melihat hasilnya. Pisang pun bisa jadi pilihan yang cukup aman untuk mengatasi konstipasi. Coba konsumsi dua buah pisang di antara waktu makan besar. Namun hindari pisang hijau, karena getahnya justru memperparah konstipasi. Kismis juga bisa dijadikan peluruh kotoran dalam perut. Konsumsi satu genggam kismis setiap harinya, satu jam setelah makan.

3. Serat
Mengonsumsi serat setiap hari bisa membantu memperlancar pembuangan kotoran. Serat adalah bagian makanan yang tidak bisa dicerna oleh perut, karenanya ia akan menambah massa kotoran dan menstimulasi usus untuk mendorong kotoran tersebut. Serat bisa ditemukan secara alami pada buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan (namun makanan yang sudah diproses bisa mengurangi kandungan seratnya). Saat ini, asupan serat yang disarankan dalam sehari adalah antara 20-35 gram. Namun, dalam kesehariannya, kita hanya makan antara 10-15 gram.

4. Madu
Madu ternyata juga merupakan laksatif ringan. Cobalah mengonsumsi 1 sendok makan madu, tiga kali sehari, secara langsung ataupun dicampur dalam air hangat. Atau, anda juga bisa mencampur 1 sendok teh cuka apel dengan 1 sendok teh madu di dalam satu gelas air hangat. Perlu diingat, madu mengandung kalori yang sangat tinggi, jadi jangan gunakan campuran ini setiap hari, cukup sesekali saja.

5. Kopi
Minum kopi pahit dan makanan pahit lainnya bisa membantu menstimulasi saluran pencernaan anda.

6. Minyak nabati
Safflower, kacang kedelai, dan minyak sayuran lainnya bisa anda gunakan untuk membantu kelancaran pembuangan kotoran dalam perut. Minyak-minyak ini bisa membantu melubrikasi usus perut anda. Konsumsilah 2-3 sendok makan per hari, hingga masalah konstipasi anda teratasi, namun jangan minum setiap hari. Jika anda merasa tidak suka untuk mengonsumsi minyak tersebut secara langsung, cobalah gunakan sebagai tambahan dressing pada salad, cukup campur dengan bumbu dan perasan lemon atau cuka.

7. Air putih
Secara umum saran untuk konsumsi air putih dalam sehari adalah sebanyak delapan gelas. Selain untuk menjaga kebutuhan asupan cairan, air putih juga membantu melembutkan usus sehingga kotoran bisa bergerak lebih lancar.

loading...
Loading...
makanan pencegah sembelit, makanan yang mengandung laksatif

7 Asupan Makanan yang Bermanfaat untuk Mencegah Konstipasi | chsa | 4.5