Loading...

4 Kesalahan saat menjadikan kekasih baru sebagai pelarian

Memiliki kekasih baru pasca putus cinta memang salah satu cara terbaik untuk move on. Meski sah-sah saja mencari pelarian agar hidup lebih bahagia, sebaiknya jangan membawa perasaan dan perilaku negatif di hubungan yang baru. Seringkali setelah putus cinta kebanyakan orang memendam perasaan galau meski sudah memiliki pasangan. Tak jarang banyak yang melakukan kesalahan-kesalahan fatal dalam menjalin hubungan yang baru, seperti berikut ini.

1. Masih berhubungan dengan mantan
Kesalahan terbesar saat mencari pelarian adalah dengan masih menghubungi mantan. Memang tidak salah menjadikan mantan sebagai teman, namun bila masih memberi perhatian seperti waktu pacaran tentu adalah hal yang salah. Anda tidak bisa menjalani dua hubungan karena hanya mempermainkan kekasih baru.

2. Sulit berkomitmen
Meski sudah mendapatkan kekasih baru, mungkin saja anda masih galau akibat putus cinta dan terlalu fokus pada perasaan sendiri. Jangan lupa, kekasih baru juga butuh perhatian anda. Jika masih berfokus pada perasaan patah hati, itu menjadi tanda bahwa anda belum siap berkomitmen untuk hubungan yang baru.

3. Membandingkan kekasih dengan mantan
Jika masih belum move on, biasanya anda akan membandingkan kekasih baru dengan mantan. Anda pun akan menganggap bahwa mantan tetaplah orang terbaik. Tentu saja ini tak adil untuknya dan membuatnya merasa tidak nyaman dengan keadaan tersebut, bahkan bisa saja ia langsung ingin mengakhiri hubungannya dengan anda.

4. Memamerkan kemesraan
Demi melupakan masa lalu, banyak orang mencoba memamerkan kemesraannya di depan umum atau di sosial media untuk menunjukkan bahwa dia sudah move on. Namun sebenarnya, yang dilakukannya hanya untuk balas dendam terhadap mantan sehingga semakin terobsesi untuk terus membalasnya.

loading...
Loading...
4 Kesalahan saat menjadikan kekasih baru sebagai pelarian | akbar | 4.5