Loading...

4 Alasan mengapa banyak pria menjadi bapak rumah tangga

Menjadi stay home dad atau bapak rumah tangga memang bukan perkara mudah. Selain harus melakukan beberapa tugas tradisional wanita seperti mengurus rumah tangga dan anak, terkadang ada stigma negatif dari warga sekitar yang mencapnya malas bekerja atau tak ingin hidup susah.

Pada dasarnya, ada beberapa alasan yang membuat pria terpaksa harus bekerja di rumah dan lebih memilih sebagai stay home dad. Berikut ulasannya.

1. Karir istri lebih baik
Saat ini, sudah banyak wanita dengan karir yang lebih baik dan penghasilan mapan dibanding suami. Ketika karir istri dirasa sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, biasanya suami akan mengambil keputusan dan menawarkan diri untuk mengurus rumah tangga dan anak-anak. Tentunya hal ini harus disepakati oleh kedua belah pihak demi menghindari percekcokan di kemudian hari.

2. Dipecat dari pekerjaan
Banyak suami memilih menjadi stay home dad karena keterpaksaan, misalnya baru saja dipecat dan belum mendapatkan pekerjaan baru. Hal ini membuatnya berusaha menjadi suami dan ayah yang baik dengan mengurus keluarga dan pekerjaan rumah tangga.

3. Bekerja di rumah
Alasan mengapa pria sering di rumah dan menjadi bapak rumah tangga bisa jadi karena ia memang bekerja atau membuka usaha di rumah. Profesi seperti wirausaha, penulis atau pelukis memang membuat suami lebih dekat dengan anak-anak sekaligus memperoleh penghasilan yang layak.

4. Keinginan istri
Sama seperti poin pertama, bedanya kali ini istri yang meminta suami untuk mengurus keperluan rumah tangga karena pekerjaannya yang banyak menyita waktu. Menyerahkan tugas rumah tangga kepada suami tentu lebih bijak ketimbang pada orang lain seperti asisten rumah tangga atau babysitter.

loading...
Loading...
bapak rumah tangga

4 Alasan mengapa banyak pria menjadi bapak rumah tangga | akbar | 4.5