Untuk Istri, Ini 9 Cara Menjaga Hubungan Harmonis Keluarga

Memang hidup terasa sangat indah ketika kita baru saja menikah. Saat masih pengantin baru, berbagai hal sering dilakukan bersama-sama. Misalnya saja, ketika suami ingin makan mangga, maka tanpa diminta istri yang mengupaskan. Sementara kalau istri menangis, maka suami dengan penuh keikhlasan mengusap air mata istri dan merayu agar istrinya mau berhenti menangis, menanyakan kenapa ia menangis dan mencari solusinya.

Namun sayang, tidaklah mudah menjalani keselarasan seperti itu. Apalagi sampai kakek nenek nanti. Karena ada saja perbedaan yang dialami, yang kalau tidak disadari hal tersebut bisa menjadi jurang yang akan merusak bagi bagi keharmonisan hubungan suami-istri.

Maka dari itu, bagi istri yang ingin menjaga agar hubunganya dengan suami tetap akur dan berjalan romantis, paling tidak ada 9 cara yang harus dilakukan. Berikut diantaranya:

1. Memahami jika ada kesulitan
Tidak ada yang sempurna dalam perkawinan, ada saja masalah yang timbul. Karena itu, hendaknya istri mampu memahami kesulitan yang muncul. Sebagai istri, janganlah langsung menyalahkan suami, sebaiknya pecahkan masalah atau kesulitan tersebut bersama suami.

2. Beri kritik dengan sopan
Tidak ada yang salah dengan kritikan. Istri boleh saja mengkritik suami, bila itu memang perlu agar bisa jadi lebih baik. Tapi ingat, sampaikan kritik terhadap suami dengan cara yang lebih baik, jangan diikuti dengan emosi.

Sampaikanlah kritikan dengan bahasa yang halus dan carikan jalan keluarnya agar suami tidak jadi bingung dan merasa tersinggung dengan kritikan anda. Jangan mengkritik suami di depan umum, karena itu akan membuat suami anda merasa malu. Carilah waktu yang tepat untuk menyampaikan kritik, misalnya saja saat sedang makan bersama di rumah atau saat sedang bersantai.

3. Belajar mandiri
Sebagai istri, ada baiknya bila anda tidak selalu melibatkan orang tua anda dalam urusan keluarga. Ketika sedang ada masalah, selesaikanlah secara mandiri. Bicarakan baik-baik untuk mencari jalan keluarnya bersama suami. Karena campur tangan orang tua terkadang justru bisa semakin memperkeruh persoalan rumahtangga yang sedang terjadi.

4. Tunjukan kehangatan
Saat suami sedang di rumah, berikan ia kehangatan dan senyuman. Bahkan ketika anda sedang merasa jengkel dengan suami, jangan terus-menerus menunjukkan sikap acuh, cemberut atau uring-uringan. Jika memang ada masalah yang ingin disampaikan, sebaiknya carilah waktu yang tepat sampai suami benar-benar santai.

5. Hindari cemburu berlebihan
Wajar bila istri merasa cemburu terhadap suamianya, karena cemburu itu bisa menjadi tanda bahwa anda memang benar-benar mencintai suami. Namun ingat, jangan cemburu secara berlebihan. Cemburu berlebihan terhadap suami bisa menyebabkan suami merasa dicurigai dan diawasi dalam beraktivitas. Bisa jadi kondisi tersebut justru membuat suami berbuat yang tidak-tidak.

Jika anda memang ada rasa cemburu pada suami, sebaiknya anda sampaikan saja secara terbuka dengan suami. Tanyakan pada suami apakah benar tentang sesuatu yang anda cemburui itu? Dengan cara seperti ini maka suami menjadi tahu duduk persoalanya. Jadi ketika masalahnya tidak benar, maka suami bisa menjelaskan apa yang sebenarnya.

6. Beri suami pujian
Memberikan pujian pada suami terkadang dianggap sepele, padahal pujian mampu membuat suami merasa bangga. Kebanggaan tersebut akan membuat suami semakin akrab, mesra dan bergairah pada istri. Tapi ingat, jangan memberi pujian terhadap suami secara berlebihan. Karena bisa jadi jika memberi pujian secara berlebihan malah membuat suami merasa tidak enak.

7. Penuhi kebutuhan
Suami mempunyai kebutuhan dan kesukaan. Kebutuhan dan kesukaan suami tentunya berbeda satu dengan yang lain. Jika suami si A misalnya suka jeruk, maka belum tentu suami si B menyukai jeruk juga.

Cobalah untuk menemukan dan memenuhi kebutuhan dan kesukaan suami anda. Walau memang istri tidak akan bisa memenuhi semuanya, namun dengan mencoba sedikit-sedikit maka lama-lama istri akan mengetahuinya. Adanya perhatian dari istri pada suaminya akan membuat suami merasa bahagia.

8. Hindari sifat manja
Ketika belum menikah, mungkin saja anda selalu dimanja oleh orang tua. Namun ketika sudah menikah, sebaiknya anda hilangkan keinginan untuk selalu dimanja oleh suami. Karena sebab sifat manja memungkinkan istri menuntut ini dan itu pada suami. Bila suami bisa memamahami, maka itu tidak jadi soal. Namun bila tidak, tentu itu bisa mengganggu keharmonisan rumah tangga.

9. Jangan menggurui
Pada dasarnya, siapapun tidak ingin digurui, termasuk suami anda. Karena itu, jangan pernah menggurui suami. Kalaupun anda sebagai istri merasa lebih tahu, sampaikan dengan cara yang baik sehingga tidak terkesan menggurui suami. Jika sesuatu disampaikan secara baik, maka tentu saja suami akan bisa memahaminya dengan mudah tanpa merasa tersinggung.

loading...
Loading...
cara merayu istri orang 2016, cara ngerayu istri orang, Cara rayu istri orang, tips merayu istri orang

Untuk Istri, Ini 9 Cara Menjaga Hubungan Harmonis Keluarga | lawas | 4.5