Ternyata Air Rebusan Mi Instan Tidak Boleh Dibuang, Apa Alasannya?

Selama ini beredar di masyarakat tentang bahaya makan mi instan dan anggapan bahwa saat memasak mi instan, maka air rebusan mi instan yang pertamanya harus dibuang. Namun membuang air rebusan mi ternyata tidak perlu dilakukan. Kenapa?

Mengganti air rebusan mi dengan air panas matang yang baru sebelum mi dikonsumsi banyak dilakukan orang, dan mungkin anda salah satunya yang juga melakukan hal tersebut. Alasannya mungkin adalah untuk menghilangkan zat lilin yang merupakan pengawet dari mi instan.

Nyatanya air rebusan mi sebaiknya tidak dibuang dan diganti dengan yang baru sebelum dinikmati, demikian menurut Prof. Dr. Hardinsyah, MS, selaku Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat FEMA Institut Pertanian Bogor sebagaimana yang dikutip dari laman Republika. Pasalnya ada beberapa vitamin yang ada di dalam terigu yang larut ke dalam air ketika selama proses memasak.

Sementara untuk mi goreng memang otomatis air rebusannya harus dibuang. Namun sebagai ganti dari vitamin yang terbuang bersama air rebusan tersebut, vitamin ditambahkan di dalam bumbunya.

Agar gizi dalam tubuh bisa terpenuhi, maka idealnya saat seseorang makan mi instan harus dilengkapi dengan sayuran dan protein. Selama produk tersebut sesuai dengan izin BPOM, maka aman dikonsumsi sampai batas masa kedaluwarsanya habis. Karena selama BPOM mengizinkan produk tersebut beredar, maka itu artinya kandungan yang ada di dalamnya masih pada batas wajar dan aman untuk dikonsumsi.

Tapi ingat, jangan makan mi instan secara berlebihan. Tetaplah makan mi dalam batas wajar, dan jangan jadikan mi instan sebagai menu harian atau sebagai sayur untuk dimakan bersama nasi. Karena makan mi bersama nasi bisa menyebabkan anda kelebihan karbohidrat. Pasalnya mi merupakan makanan dengan banyak kandungan karbohidrat, ditambah nasi juga mengandung karbohidrat.

loading...
Loading...
Ternyata Air Rebusan Mi Instan Tidak Boleh Dibuang, Apa Alasannya? | akbar | 4.5