Syarat Sah Hewan Kurban

Berkurban adalah salah satu bentuk ibadah sunnah muakkadah yang dianjurkan kepada umat Islam yang tidak menjalankan ibadah haji di bulan Dzulhijjah. Waktu pelaksaan untuk menyembelih hewan kurban adalah dimulai setelah sholat Idul Adha dan dua khutbahnya, yaitu pada tanggal 10 Dzulhijjah sampai dengan tenggelamnya matahari pada tanggal 13 Dzulhijjah atau akhir hari tasyriq. Namun yang lebih afdholnya, menyembelih hewan kurban dilakukan di hari Idul Adha hingga matahari terbenam.

Berkurban termasuk salah satu bentuk ibadah sunnah yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala. Hal ini sebagaimana yang disebutkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah ra, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, yang artinya: “Tidak ada perbuatan manusia yang paling dicintai Allah Ta’ala pada hari kurban kecuali mengucurkan darah (hewan kurban) karena sesungguhnya hewan tersebut akan datang pada hari kiamat dengan bentuk seutuhnya (tanduknya, kukunya dan kulitnya) dan sesungguhnya darahnya akan sampai disisi Allah sebelum sampai ke bumi”.

Hewan yang Boleh Dipergunakan untuk Berkurban

Berkurban tidak boleh mempergunakan sembarang hewan. Dalam berkurban, hewan yang digunakan hendaklah harus berasal dari jenis binatang ternak. Adapun hewan ternak yang bisa dipergunakan untuk berkurban berdasarkan urutan keafdolannya adalah unta, sapi, kambing/biri-biri/kibasy/domba.

Adapun dari segi bentuknya, hewan yang dipergunakan untuk berkurban yang paling afdol adalah yang berwarna putih, kemudian yang berwarna kekuning-kuningan, kemudian yang putih tetapi tidak sempurna putihnya, kemudian yang sebagian besar badannya berwarna putih, kemudian yang sebagian besar berwarna hitam, kemudian berwarna hitam semuanya, kemudian yang berwarna kemerah-merahan semuanya/ coklat condong pada warna merah.

Syarat Sah Hewan Kurban

Berkurban tidaklah hanya sekedar menyembelih hewan ternak saja. Namun dalam berkurban ada syarat-sharat yang harus dipenuhi. Adapun syarat sah hewan yang akan dipergunakan adalah sebagai berikut ini:

1. Bahimatu an’am atau Hewan Ternak, seperti:

  • Unta
  • Sapi
  • Kambing
  • Domba / biri – biri

2. Memenuhi usia minimal yang telah di tentukan dan di tetapkan syariat. Adapun usia minimal untuk hewan yang akan di kurbankan adalah sebagai berikut :

  • Usia minimal 6 bulan hijriyyah untuk hewan domba
  • Usia minimal 1 tahun hijriyyah untuk hewan kambing
  • Usia minimal 2 tahun hijriyyah untuk hewan sapi
  • Usia minimal 5 tahun hijriyyah untuk hewan unta.

3. Bebas dari cacat dan aib. Adapun hewan yang akan dikurbankan hendaklah terbebas dari cacat dan aib seperti:

  • Aroj bayyin (kepincangan yang jelas)
  • Awar bayyin (buta sebelah yang jelas)
  • Marodh bayyin (sakit yang jelas)
  • Huzal (kekurusan yang membuat sungsum hilang).

Itulah sedikit informasi tentang syarat sah hewan yang bisa dipergunakan untuk berkurban.

Jadi, pilihlah hewan yang gemuk dan yang terbaik, karena berkurban merupakan salah satu wujud kecintaan kita kepada Allah Ta’ala.

loading...
Loading...
Syarat Sah Hewan Kurban | akbar | 4.5