Penyebab Berat Badan Naik Setelah Puasa

Salah satu manfaat puasa adalah membantu menurunkan berat badan. Namun, ada kalanya puasa justru menyebabkan berat badan naik? Bagaimana bisa?

Anda mungkin selama ini berpikir bahwa saat berpuasa, maka berat tubuh pastinya akan mengalami penurunan. Namun ternyata ini tidak selamanya benar. Karena tidak sedikit bahkan orang yang mendapatkan berat badannya justru naik setelah berpuasa selama sebulan penuh di bulan Ramadhan.

Adapun penyebab naiknya berat badan saat berpuasa di bulan Ramadhan diantaranya adalah karena kebiasaan yang kurang tepat kerap dilakukan saat berbuka puasa. Antara lain kebiasaan berbuka dengan yang manis seperti sirup, es buah, cendol, kolak dan lainnya. Demikian adalah sebagaimana yang dijelaskan oleh Dokter Spesialis Gizi Klinik dari Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dr Sri Sukmaniah MSc, SpGK dalam acara Media Briefing AQUA Ramadhan #AQUA242 di Jakarta sebagaimana dikutip dari laman Republika.

Seringkali orang pada umumnya tidak memilih dan membatasi dengan baik asupan minuman manis selama bulan puasa sehingga membuat ia tidak merasakan manfaat kesehatan dari puasanya.

Jika seseorang terlalu banyak mengonsumsi minuman manis berkalori tinggi secara berlebih pada saat buka puasa, maka dapat terjadi penimbunan kalori berupa lemak. Padahal, seharusnya puasa justru dapat menjadi kiat membantu mengurangi berat badan atau mempertahankan berat badan jika dijalankan dengan asupan gizi dan nutrisi yang sehat.

Lalu air apa yang paling baik untuk dikonsumsi? Menurutnya air putihlah yang terbaik. Karena secara alamiah air mengandung mineral. Air putih adalah cairan yang paling alami untuk menghidrasi tubuh kita. Air putih tidak mengandung pemanis (kalori), pewarna ataupun pengawet (preservative).

loading...
Loading...
Penyebab Berat Badan Naik Setelah Puasa | lawas | 4.5