Penting! Ketahui Bahaya Akibat Serangan Virus Zika

Virus Zika adalah virus demam ringan yang ditularkan melalui nyamuk. Virus Zika sendiri adalah flavivirus yang pertama kali ditemukan di hutan Zika, Afrika. Virus Zika yang bersumber dari gigitan nyamuk diperkirakan telah menyebabkan cacat lahir yang serius pada ribuan bayi di Brasil.

Awalnya, Zika telah ditandai sebagai penyakit yang umumnya tidak berbahaya. Gejala awal virus Zika ditandai dengan gejala seperti ruam, demam, rasa sakit pada sendi, dan mata merah. Bahkan, sekitar satu dari empat orang yang terinfeksi virus ini bisa jadi tidak menyadarinya.

Kekhawatiran terbesar penyerangan virus Zika tertuju pada ibu hamil. Ini karena ibu hamil yang terinfeksi virus Zika dapat menularkan kepada janin yang ada dalam kandungan. Janin yang terinfeksi virus Zika melalui sang ibu memiliki risiko yang tinggi lahir dalam kondisi cacat serius.

Bahaya Akibat Virus Zika

Virus Zika yang dibawa oleh nyamuk Aedes Aegypti saat ini sudah menginfeksi ribuan orang di Amerika Latin dan Karibia. Meskipun virus Zika belum tiba di Indonesia, namun tidak ada salahnya bila kita mengetahui apa saja bahaya yang dapat ditimbulkan oleh virus Zika.

Kepala Departemen Ilmu Obstetri, Ginekologi dan Reproduksi dari Hackensack University Medical Center, New Jersey, Dr. Manny Alvarez, mengatakan ada tiga hal penting yang anda harus ketahui mengenai virus Zika. Berikut ulasannya, seperti dikutip Foxnews, Jumat (29/1/2016):

1. Zika dapat menyebabkan cacat bawaan pada anak

Terlepas dari apakah penyakit yang dibawa nyamuk ini sangat mirip dengan demam kuning, virus West Nile dan chikungunya, Zika memiliki risiko yang lebih besar karena virus ini berkaitan dengan kasus mikrosefali yang mengancam bayi-bayi di Brasil.

“Virus dapat mempengaruhi kehamilan. Secara teoritis, virus Zika dapat menyebabkan keguguran atau mempengaruhi pertumbuhan otak dalam janin,” katanya.

Dia mengatakan permasalahan mikrosefali bukanlah masalah yang sepele. Pasalnya, anak tersebut akan memerlukan perawatan dan pemantauan seumur hidup. “Belum ada pengobatan sehingga anak-anak ini akan menderita keterlambatan tumbuh kembang dan gangguan kognitif.”

2. Virus tidak hanya menyerang wanita hamil

Virus Zika tidak hanya berbahaya bagi ibu hamil, namun juga pada orang dewasa lainnya. Virus ini menyerang sistem saraf dewasa dan menyebabkan peradangan akar saraf di tulang belakang atau disebut juga Guillain-Barre (gangguan saraf yang menyebabkan kelemahan otot yang dimulai pada kaki yang kemudian menyebar ke lengan dan wajah).

Gangguan saraf tersebut dapat menyebabkan pasien merasa mati rasa, kesulitan berjalan, dan lumpuh. Dalam kasus yang parah, pasien mungkin memerlukan dukungan hidup.

“Kita semua perlu waspada dan melindungi diri dari nyamuk, bukan hanya ibu hamil. Kita harus mempertimbangkan peringatan perjalanan yang telah dikeluarkan WHO dan mencegah gigitan nyamuk dengan menggunakan obat nyamuk,” ujar Manny.

3. Virus menyebar cepat ke arah Selatan

Di Kolombia, pejabat setempat memprediksi akan mengalami 600.000 kasus Zika. “Virus ini menyebar terlalu cepat, sehingga 22 negara telah masuk daftar travel warning.

Jika seorang pasien terinfeksi virus Zika saat mengunjungi wilayah yang terjangkit, pasien dapat menjadi titik fokus Aedes Aegypti untuk melakukan kontrak virus.

Jika Anda terserang virus di luar wilayah yang terjangkit, kemudian Anda kembali ke rumah dan digigit oleh nyamuk Aedes Aegypti lain, maka nyamuk tersebut dapat menginfeksi orang lain.

Sangat penting bagi kita untuk proaktif melakukan pencegahan, mengingat hingga saat ini belum ada obat atau vaksin untuk mengobati Zika.

Hal terbaik yang dapat dilakukan untuk mencegah infeksi Zika adalah memakai pakaian dan pelindung anti-nyamuk, tidak bepergian ke daerah yang terserang Zika, dan menghubungi dokter jika Anda mengalami gejala.

Menurut Manny, jika seorang pasien terinfeksi virus Zika saat mengunjungi wilayah tertentu, dia bisa menjadi fokus untuk kontak virus. Selebihnya, dia mengimbau masyarakat dunia untuk proaktif karena sampai saat ini belum ada vaksin virus Zika.

“Segera hubungi dokter jika mengalami gejala. Bila Anda sedang hamil, upayakan untuk tidak pergi ke daerah yang masuk daftar travel warning,” katanya.

Itulah beberapa hal mengenai virus Zika yang harus diketahui sebagaimana dikutip dari Liputan6 dan Metrotvnews serta beberapa sumber situs lainnya.

loading...
Loading...
virus m3, virus m3 adalah, apa itu virus m3, pengertian virus M3, virus influenza m3, virus m2 dan m3, penyakit m3, m3 virus, penyakit virus M3, virus influenza m3 adalah, virus m, influenza m3, virus influenza tipe m3, m3 virus adalah, virus flu M3, penyebab virus m3, tentang virus m3, apa itu virus M2 dan M3, virus m3 influenza, gejala virus m3, influenza virus m3, penyakit m2, m3 virus influenza, apa itu penyakit m3, apa virus M3, virus tipe M, apa itu virus m2, virus m2 dan m3 adalah, virus m3 adalah penyakit, apa itu m3 virus

Penting! Ketahui Bahaya Akibat Serangan Virus Zika | akbar | 4.5