Penjelasan dan Alasan Kenapa Rokok Mentol Lebih Berbahaya dari Rokok Biasa

Rokok dengan rasa mentol memang memberikan rasa berbeda, yang bisa membuat sejuk tenggorokan ketika menghisapnya. Namun ternyata, rokok rasa mentol ternyata lebih berbahaya daripada rokok biasa. Hal ini karena rasa yang ditambahkan ke dalam rokok tembakau, membuat otak lebih sensitif terhadap nikotin dan menimbulkan kecanduan berlebih.

Sebagaimana yang dikutip dari situs Okezone, penelitian lain juga membuktikan bahwa, orang yang biasa merokok mentol lebih sering dan lebih kecil kemungkinannya untuk berhenti. Sekarang, para ilmuwan telah mengetahui bahwa ternyata perasa mentol dapat mengubah otak menjadi lebih sensitif terhadap nikotin.

Studi tersebut membuktikan bahwa mentol menyebabkan reseptor nicotinic, bagian dari otak yang sensitif terhadap nikotin, semakin berkembang. Dengan demikian, mentol meningkatkan sifat adiktif nikotin, menurut laporan New Scientists, seperti dikutip Dailymail, Selasa, (9/12/2014).

Sebagai bagian dari studi baru, para peneliti ingin memahami bagaimana mentol mungkin mengubah otak. Mereka menemukan bahwa bahkan tanpa nikotin, mentol dapat meningkatkan jumlah reseptor nicotinic di otak.

Penelitian yang diujicobakan pada tikus lab membuktikan bahwa, mentol meningkatkan persen 78 pembesaran di daerah tegmental ventral di otak. Jika efeknya sama pada manusia, ini membantu menjelaskan mengapa perokok mentol lebih sulit berhenti daripada perokok rokok tanpa rasa.

Anak muda yang merokok rokok mentol, dalam penelitian lain, ditemukan hampir dua kali lipat merokok lebih banyak rokok tembakau. Mereka rata-rata merokok 43 batang rokok dalam seminggu, daripada rata-rata 26 batang rokok yang dihisap oleh pengguna non-mentol.

“Daya tarik rokok menthol di kalangan kaum muda berasal dari persepsi bahwa mereka kurang berbahaya daripada rokok biasa,” kata Sunday Azagba, penulis utama dari studi yang dilakukan di University of Waterloo, Kanada.

Diterbitkan dalam jurnal Cancer Causes and Control, studi ini juga menemukan bahwa perokok mentol hampir tiga kali lebih mungkin untuk mengatakan bahwa mereka akan tetap terus merokok hingga beberapa tahun kedepan.

“Ini menimbulkan kekhawatiran bahwa popularitas rokok mentol yang tinggi di kalangan kaum muda dapat menghambat kemajuan dalam pencegahan merokok di kalangan anak muda. Ini juga karena banyak dari mereka yang akan bereksperimen untuk mencoba rokok mentol daripada rokok biasa,” tambah Azagba.

loading...
About these ads

Loading...
Penjelasan dan Alasan Kenapa Rokok Mentol Lebih Berbahaya dari Rokok Biasa | lawas | 4.5