Panduan Tata Cara Shalat Gerhana Matahari – Shalat Sunnah Kusuf

Ditengah kehebohan akan munculnya gerhana matahari total di beberapa daerah di Indonesia, kita sebagai umat Islam harus menyikapinya dengan tenang. Salah satu anjuran oleh Nabi saat ada gerhana matahari adalah melakukan shalat kusuf. Karena ini adalah tentang gerhana matahari, maka shalat yang disunnahkan adalah shalat kusuf, yaitu shalat yang dianjurkan dikerjakan saat gerhana matahari.

Gerhana matahari adalah fenomena alam yang merupakan salah satu tanda kebesaranan Allah. Karena itu ketika gerhana matahari datang kita sebagai umat islam disunnahkan untuk mengerjakan shalat kusuf.

Anjuran untuk mengerjakan shalat kusuf ini dilatarbelakangi oleh beberapa Hadits. Diantaranya adalah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari & Muslim, yang artinya, “Telah terjadi gerhana Matahari pada hari wafatnya Ibrahim putra Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam. Berkatalah manusia: Telah terjadi gerhana Matahari karana wafatnya Ibrahim. Maka bersabdalah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam “Bahwasanya Matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah. Allah mempertakutkan hamba-hambaNya dengan keduanya. Matahari gerhana, bukanlah kerana matinya seseorang atau lahirnya. Maka apabila kamu melihat yang demikian, maka hendaklah kamu salat dan berdoa sehingga selesai gerhana.”

Kita sebagai umat Islam maka tidak cukup hanya dengan ikut heboh memikirkan bagaimana cara melihat gerhana matahari total yang aman, namun juga perlu mempersiapkan diri dengan mempelajari bagaimana tata cara mengerjakan shalat kusuf atau shalat gerhana matahari yang benar.

loading...

Niat Shalat Sunnah Kusuf atau Shalat Sunnah Gerhana Matahari


أُصَلِّيْ سُنَّةَ لِكُسُوْفِ الشَّمسِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

“Usolli Sunnatan Likusuufisyamsi rak’ataini lillaahi ta’aalaa”

Artinya: Aku niat Shalat sunnah gerhana matahari dua rakaat karena Allah ta’ala.

Tata Cara Melakukan Shalat Sunnah Kusuf – Shalat Sunnah Gerhana Matahari

Shalat gerhana adalah shalat sunnah yang dilakukan sebanyak dua rakaat dengan 4 kali rukuk, yaitu pada rakaat pertama, setelah rukuk dan Iktidal membaca Al Fatihah kembali. Kemudian rukuk dan iktidal kembali setelah itu sujud sebagaimana biasa. Begitu juga pada rakaat yang kedua.

Berikut ini adalah panduan tata cara shalat gerhana matahari:

  1. Niat di dalam hati. Saya niat salat sunnah gerhana matahari/ kusuf dua raka’at karena Allah Ta’ala.
  2. Takbiratul ihram, yaitu bertakbir sebagaimana shalat biasa.
  3. Membaca doa iftitah dan berta’awudz, lalu diikuti surat Al-fatihah dan surat yang panjang dengan tidak mengeraskan suaranya.
  4. Ruku’ sambil memanjangkannya.
  5. Bangkit dari ruku’ (itidal) sambil mengucapkan “Sami’allaahu Liman Hamidah, Rabbana wa lakalhamd”.
  6. Setelah i’tidal, baca surat Al-Fatihah dan surat, yang panjang (lebih singkat dari yang pertama).
  7. Ruku’ kembali (lebih pendek dari ruku’ sebelumnya).
  8. Kemudian bangkit dari ruku’ (I’tidal).
  9. Kemudian sujud yang panjangnya sebagaimana ruku’, lalu duduk diantara dua sujud dan sujud kembali.
  10. Bangkit dari sujud, lalu menjalankan rakaat kedua sebagaimana rakaat pertama (bacaan dan gerakannya lebih singkat dari sebelumnya).
  11. Tasyahud.
  12. Salam.
  13. Setelah salam, Imam menyampaikan kotbah kepada para jama’ah yang berisi anjuran zikir, doa, istighfar, dan sedekah.

Itulah panduan dan tata cara shalat sunnah kusuf atau shalat sunnah gerhana matahari. Semoga bermanfaat.

loading...
Loading...
cuaca panas setelah gerhana

Panduan Tata Cara Shalat Gerhana Matahari – Shalat Sunnah Kusuf | akbar | 4.5