Mengenal Gejala dan Cara Mengobati Cangkrangan (Cacar Air)

Halaman: 1 2

Cangkrangan atau dalam bahasa medis disebut dengan istilah Varicella simplex adalah merupakan penyakit kulit. Sakit cangkrangan ini sebenarnya merupakan sebutan atau istilah dalam bahasa Jawa untuk penyakit cacar air. Penyakit cangkrangen ini bisa menular ke orang lain melalui cairan dari dari dalam ruam kulit yang pecah. Adapun penyebab cangkrangan adalah virus Vericella atau disebut juga virus Vericella zostar (virus V-2)

Gejala Sakit Cangkrangan

Gejala awal orang yang sakit cangkrangan biasanya dimulai dengan merasa sedikit demam, pilek, cepat merasa lelah, lesu, dan lemah. Pada kasus yang lebih berat, penderita sakit cangkrangan juga bisa merasakan nyeri sendi, sakit kepala dan pusing. Beberapa hari kemudian pada kulit akan muncul kemerahan pada kulit yang berukuran kecil yang pertama kali ditemukan biasanya di sekitar dada dan perut atau punggung lalu diikuti dengan muncul di anggota gerak dan wajah.

Lama kelamaan kemerahan pada kulit tersebut akan berubah menjadi lenting (benjolan) ruam berisi cairan dengan dinding tipis. Ruam kulit ini mungkin terasa agak nyeri atau gatal sehingga seringkali tergaruk tanpa sengaja.

Saat anda menderita sakit cangkrangan, salah satu hal yang perlu diwaspadai adalah usahakan sebisa mungkin untuk tidak menggaruk lenting merah pada kulit yang berisi air agar tidak membuatnya menyebar ke seluruh badan. Selain itu, menggaruk dan memecahkan cairan dalam lenting ruam akan menyebabkan luka yang juga akan membuat bekas cangkrangan meninggalkan bekas agak dalam ketika sudah sembuh. Sehingga menyebabkan bekas cangkrangen sulit hilang.

Gejala lain yang timbul saat seseorang terkena cangkrangan antara lain adalah demam, nyeri pada tenggorokan, nyeri perut, sakit kepala. Gejala ini biasanya muncul sebelum timbul gejala kulit.

Untuk meringankan gejala yang timbul saat cangkrangan, ada beberapa tindakan yang bisa dilakukan oleh penderita, yaitu:

  • Memperbanyak minum air putih
  • Untuk meringankan gatal bisa dengan cara menggunakan kompres dingin
  • Menjaga tubuh tetap kering. Karena itu orang yang cangkrangan dianjurkan sementara untuk tidak mandi dulu, cukup dengan badan dilap basah.
  • Hindari makan makanan yang asam dan asin, misalnya jeruk atau asinan
  • Tidak boleh memecahkan benjolan atau menggaruk-garuknya, karena akan meninggalkan bekas jika telah sembuh.

Sementara itu, untuk mengobati cangkrangan penderita bisa diberikan obat-obatan dari dokter. Seperti misalnya parasetamol, untuk meringankan demam dan nyeri. Asiklovir, biasanya diberikan pada kasus yang berat atau yang diperikan akan mengalami komplikasi. Antibiotik, tidak selalu diberikan kecuali ada infeksi sekunder. Obat antigatal, dapat dibeli bebas di toko obat. Namun untuk pemberian obat-obatan ini sebaiknya terlebih dahulu dikonsultasikan dengan dokter anda mengenai hal ini.

loading...
Loading...
cangkrangan, cara menghilangkan sakit kepala setelah makan daging, perban anti biotik, benjolan bekas cacar air, cara menghilangkan benjolan bekas cacar, Pengobatan alami luka di tangan karena semen, obat mata ketika terkena semen, makanan yg harus dihindari ketika luka, makanan yg harus dihindari agar luka cepat kering, buah naga buat luka ceepet kering, ramuan jawa mengbati uci

Mengenal Gejala dan Cara Mengobati Cangkrangan (Cacar Air) | akbar | 4.5