Manfaat Sunat atau Khitan untuk Kesehatan

Sunat atau disebut juga dengan khitan merupakan proses pelepasan kulup atau kulit yang menyelubungi ujung penis. Walau berbeda pendapat, namun kebanyakan ulama menyatakan bahwa sunat hukumnya wajib, terutama bagi pria.

Ada banyak alasan kenapa dalam Islam diwajibkan untuk sunat, diantaranya adalah sebagai pembeda dari kaum Yahudi dan Nasrani. Selain itu, sunat juga bertujuan untuk menjaga tubuh dari najis yang merupakan syarat sah shalat.

Manfaat Sunat atau Khitan untuk Kesehatan

Terlepas dari wajib atau sunah hukum bersunat, melakukan sunat sendiri secara medis sangat dianjurkan karena memberikan manfaat yang sangat baik bagi kesehatan. Dimana wanita yang memiliki pasangan yang sudah disunat juga lebih rendah risikonya terkena kanker serviks dan keputihan. Bahkan, organisasi kesehatan dunia (WHO) pun telah menganjurkan sunat sebagai salah satu cara untuk mencegah risiko penularan HIV/AIDS pada pria dan penularan infeksi menular seksual.

Sementara itu sebagaimana yang dikutip dari laman AloDokter, ada banyak manfaat yang bisa didapatkan oleh orang yang menjalani proses sunat. Diantaranya adalah:

Pada orang yang sudah disunat maka risiko tertular infeksi penyakit seksual akan berkurang. Orang yang sudah menjalani sunat umumnya lebih sedikit risikonya untuk mengidap human papilloma virus (HPV), herpes, sifilis, atau penyakit menular seksual lain. Walau demikian, pria yang sudah menjalani sunat tetap harus melakukan hubungan seksual yang sehat dan aman.

– Berkurangnya risiko infeksi saluran kemih yang dapat merujuk kepada masalah ginjal. Umumnya infeksi ini lebih sering terjadi pada orang yang tidak menjalani sunat.

– Mencegah terjadinya penyakit pada penis seperti peradangan pada kepala atau kulup penis yang disebut fimosis, yaitu kondisi saat kulup penis yang tidak disunat sulit untuk ditarik.

– Mengurangi risiko kanker serviks pada pasangan. Risiko kanker serviks menurun pada wanita yang pasangannya telah menjalani sunat.

– Berkurangnya risiko kanker penis yang juga lebih jarang terjadi pada pria yang sudah disunat.

– Membuat kesehatan penis lebih terjaga. Penis yang disunat lebih mudah dibersihkan, sehingga kesehatannya lebih terjamin dibandingkan yang tidak disunat.

Bila dulu seseorang yang bersunat baru akan sembuh setelah satu atau dua minggu, namun kini dengan teknologi yang lebih modern membuat proses sunat bisa dilakukan dengan tingkat kesembuhan yang lebih cepat. Saat ini setidaknya ada tiga cara sunat yang dikenal, yaitu cara sunat dengan teknik konvensional yang dilakukan dengan cara mengiris kulup melingkar hingga terlepas menggunakan gunting atau pisah bedah.

Kemudian ada juga cara sunat dengan laser, yaitu proses pemotongan kulit kulup penis dilakukan dengan menggunakan elemen panas dari kawat atau logam yang dialiri listrik. Yang terakhir adalah cara sunat dengan klem. Pada proses ini maka kulit kulup akan dipotong melingkar dengan pisau bedah setelah klem terpasang pada penis. Klem yang digunakan merupakan tabung plastik khusus dengan ukuran berbeda sesuai ukuran penis pasien yang akan disunat. Nantinya klem akan tetap terpasang pada penis hingga luka mengering yang biasanya membutuhkan waktu sekitar 3-6 hari kemudian.

loading...
Loading...
cara mudah melepas perban khitan, cara membuka perban habis sunat

Manfaat Sunat atau Khitan untuk Kesehatan | akbar | 4.5