Kandungan Nutrisi dan Manfaat Singkong

Singkong, ketela pohon atau yang juga dikenal dengan sebutan nama ubi kayu memiliki nama latin Manihot utilissima adalah merupakan tanaman perdu tahunan tropika dan subtropika dari suku Euphorbiaceae. Umbinya dikenal luas sebagai makanan pokok penghasil karbohidrat dan daunnya sebagai sayuran.

Di hampir seluruh daerah di Indonesia, singkok cukup populer dan dikenal oleh masyarakat. Singkong bisa disajikan dalam berbagai bentuk varian dalam menyajikannya. Mulai dari digoreng, direbus, atau dibuat kue sesuai selera. Salah satu jenis makanan populer di daerah Jawa berbahan dasar singkong adalah tiwul atau oyek.

Dibandingkan dengan kentang, singkong mengandung hampir dua kali lipat kalori lebih banyak. Dalam 100 gram singkong terkandung sekitar 160 kalori, yang sebagian besar berasal dari sukrosa yang terhitung lebih dari 69 pesen dari total gula. Selain itu singkong juga mengandung amilosa yang merupakan gula sumber karbohidrat kompleks utama sekitar 16-17 persen.

Tidak hanya itu saja, singkong juga banyak mengandung vitamin B6, tiamin, asam folat dan riboflavin. Sejumlah mineral juga terkandung di dalamnya, ada magnesium, zat besi dan mangan. Juga kalium sekitar 271 mg per 100 gram singkong. Kalium dalam singkong merupakan komponen penting dalam mengatur denyut jantung dan tekanan darah.

Singkong bisa dimasak dengan berbagai cara. Siingkong bisa direbus untuk menggantikan kentang, dan pelengkap masakan. Tepung singkong bisa digunakan untuk mengganti tepung gandum, cocok untuk pengidap alergi gluten.

Meski singkong termasuk makanan yang bergizi, namun asupan singkong harus tetap dibatasi karena mengandung gula cukup tinggi. Singkong bisa dikonsumsi setiap hari dengan porsi 100 gram perhari. Untuk menambah asupan serat harian Anda, sebaiknya makanlah buah segar setelah makan singkong.

loading...
Loading...
kalori oyek, manfaat oyek untuk kesehatan, nama zat asal

Kandungan Nutrisi dan Manfaat Singkong | chsa | 4.5