Makanan dan Minuman Pemicu Kanker Usus yang Harus Dihindari

Gaya hidup yang tidak sehat hingga saat ini masih menjadi faktor risiko nomor satu terjadinya kanker usus besar (kolorektal) di Indonesia. Maka dari itu, setiap orang diminta untuk memperhatikan setiap makanan dan minuman yang dikonsumsi dalam kehidupan sehari-hari. Karena makanan yang dikonsumsi memiliki hubungan erat terhadap terjadinya kanker kolorektal pada diri kita.

Ada dua jenis hubungan antara makanan dengan kanker dalam tubuh. Yang pertama, makanan dapat menjadi pencetus adanya perubahan pada usus besar kita ke arah yang lebih buruk. Sementara yang kedua, makanan juga dapat mencegah agar usus besar kita tetap mulus.

Makanan dan Minuman penyebab kanker Usus Besar

Berikut ini adalah makanan dan minuman yang bisa jadi pencetus kanker usus besar:

  • Alkohol
  • Garam (pencetus kanker dari lambung)
  • Gula
  • Daging merah (pencetus terjadinya dari kolon dan rektum)
  • Makanan berlemak
  • Lemak jenuh
  • Toksin
  • Makanan yang mengandung karbon
  • Makanan diasap
  • Makanan yang digoreng.

Lemak jenuh bisa berasal dari kuning telur, lobster, dan maragrin. Sementara itu toksin, biasanya terjadi ketika seseorang masak di rumah tanpa menggunakan margarin, namun memilih memasaknya di atas teflon yang terbuat dari besi atau aluminium. Sebab, dari teflon itu ada kandungan lilin di dalamnya.

Cara Mencegah Kanker Usus Besar

Untuk cara mencegah penyakit kanker dalam tubuh kita, maka yang harus dilakukan adalah dengan menerapkan prinsip pola makan sehat, yaitu 4J yang terdiri dari jumlah, jenis, jadwal, jurus memasak. Jumlah, tidak boleh lebih dan kurang. Jenis, harus lengkap dan menganut balance diet. Harus ada karbohidrat, protein, dan lemak yang baik.

Jangan lupa, asupan vitamin dan air putih. Kalau bisa, pilihlah sayur yang berasal dari organik. Bila terlalu mahal, maka dapat memilih jenis sayuran biasa, asal dicuci dengan air mengalir sebelum dimasak untuk menghilangkan pestisida.

Selanjutnya, makanan yang dikonsumsi harus mengandung indeks glikemik rendah dan tinggi serat. Makanan tinggi serat yang dapat dipilih adalah beras merah dan bekatul.

Jangan lupa untuk mengkonsumsi 10 porsi/10 macam/10 warna buah dalam sehari. Dan kalau bisa, konsumsilah buah yang berasal dari daerah pegunungan.

Biasanya, buah yang berasal dari pegunungan, tersusun dari sel muda, yang katanya bisa bikin awet muda. Di dalam buah terkandung antioksidan dengan jumlah yang tinggi dan serat yang banyak. Serat bermanfaat untuk membuat kotoran di usus besar lancar, dan antioksidan dapat menangkal radikal bebas.

Jangan lupa, makan juga sayur 3 sampai 5 porsi, sereal setiap hari ketika sarapan, kacang-kacangan rebus atau disangrai, dan roti gandum.

Demikian informasi tentang makanan dan minuman yang bisa jadi pemicu kanker usus besar dan bagaimana caranya mencegah dari kanker usus besar sebagaimana yang dijelaskan oleh Dr. Samuel Oetoro, dalam dalam acara “Cek BAB, Deteksi KUB: Kalahkan Kanker Kolorektal Dengan Melakukan Deteksi Dini” di Energy Building yang dikutip dari liputan6.com. Semoga bermanfaat.

loading...
Loading...
susu berasal, susu berasal dari mana

Makanan dan Minuman Pemicu Kanker Usus yang Harus Dihindari | akbar | 4.5