Kapan Waktu yang Tepat untuk Menyalakan Lampu Hazard?

Banyak orang salah kaprah dalam penggunaan lampu hazard. Banyak pemilik mobil yang lebih memilih untuk segera menyalakan hazard kala hujan, padahal ini tidak tepat. Bahkan hal ini bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan. Apalagi dalam kondisi bawah guyuran hujan jalanan licin, jelas kegiatan itu amat membahayakan.

Kendaraan yang menyalakan lampu hazard bila akan berpindah jalur tidak akan ketahuan. Sebaiknya jangan pernah menyalakan lampu hazard, cukup menyalakan lampu utama dan berhati-hati saat hujan deras.

Lampu hazard atau biasa disebut dengan lampu tanda darurat adalah mode fungsi lampu eksternal pada mayoritas kendaraan bermotor yang dapat diaktifkan untuk membuat lampu sein kiri dan kanan berkedip secara bersamaan yang mengindikasikan bahwa adanya hal darurat atau pemberitahuan untuk berhati-hati kepada pengemudi-pengemudi lain di jalan. Mode lampu hazard dapat diaktifkan dengan menekan tombol hazard yang pada umumnya bergambar segitiga merah di sekitar daerah kemudi. Lalu, kapan waktu yang tepat untuk dapat menyalakan lampu hazard?

Untuk pengendara mobil di jalanan, penggunaan lampu hazard harus dilakukan saat kondisi tepat, misalnya:

1. Saat kendaraan mengalami malfungsi yang menyebabkan kendaraan berjalan lebih lambat atau berhenti.

2. Saat akan memberitahu kendaraan yang di belakangnya kalau di depan ada gangguan seperti adanya kecelakaan, tanah longsor dll.

3. Saat sesuatu terjadi pada kendaraan yang kita tumpangi dan kendaraan harus segera menepi atau berhenti.

4. Saat kendaraan berjalan di luar jalur yang seharusnya dilalui.

Jadi, mulai sekarang biasakan untuk menggunakan lampu hazard sebagaimana mestinya, jangan sampai membahayakan pengemudi lain. Yang terpenting, jadilah pelopor yang baik dalam berlalu lintas di jalan raya.

loading...
Loading...
Kapan Waktu yang Tepat untuk Menyalakan Lampu Hazard? | akbar | 4.5