Ibu Tidak Perlu Khawatir Bila Bayi Sering Gumoh

Bahagia rasanya ketika si buah hati akhirnya hadir ke dunia dengan selamat dan sehat. Namun, kebahagiaan tersebut seringkali terganggu akibat si buah hati sering gumoh saat disuapin makanan. Orang tua pun akan khawatir dengan kondisi kesehatan si buah hati.

Sebenarnya, ibu tidak perlu khawatir ketika bayinya sering gumoh. Pasalnya, gumoh pada bayi adalah hal yang normal

Penyebab gumoh pada bayi adalah karena saat itu perut bayi masih sangatlah kecil. Akibatnya, perut bayi hanya bisa menerima sedikit makanan. Seiring waktu, lambung bayi akan terus tumbuh, sehingga lama kelamaan frekuensi gumoh pada bayi juga akan berkurang. Demikian sebagaimana yang dijelaskan oleh Dr Josephine Dlugopolski-Gach, Asisten Profesor Departemen Pediatri di Loyola University Chicago Stritch School of Medicine. Lebih lanjut menurut Dlugopolski-Gach, sebagaimana yang dikutip dari laman Health 24, pada saat masih bayi, sfingter esofagus atau katup yang membuat isi perut kembali naik juga belum bisa berfungsi dengan penuh.

“Bayi biasanya mulai berhenti meludah setelah enam bulan. Ketika itu, otot-otot perut dan katup yang membuat makanan tidak kembali naik dari perut. Juga, ketika bayi mulai makan makanan yang lebih padat dan duduk, meludah akan banyak berkurang,” kata Dlugopolski-Gach.

Agar Bayi Tidak Gumoh

Sebenarnya ada cara untuk mengurangi bayi gumoh yang bisa dilakukan. Adapun cara mengurangi gumoh pada bayi yaitu dengan cara membuat si bati agar bersendawa setiap lima sampai 10 menit setelah pemberian makan. Caranya adalah dengan menegakkan bayi selama beberapa menit setelah makan dan dengan menempatkan bayi di kursi mobil atau ayunan selama 30 menit setelah makan. Demikian adalah sebagaimana yang disarankan oleh Dr Josephine Dlugopolski-Gach.

loading...
Loading...
penyebab perut eneg

Ibu Tidak Perlu Khawatir Bila Bayi Sering Gumoh | lawas | 4.5