Haruskah Membayar untuk Program Antivirus?

Sekarang ini adalah zaman serba gratis. Aplikasi gratis, email gratis, telepon via internet yang gratis. Hal ini menyebabkan banyak pengguna internet lebih menyukai yang gratis ketimbang yang berbayar termasuk di antaranya program antivirus versi gratis.

Tarif berlangganan antivirus versi berbayar memang cukup mahal. Rata-rata di atas Rp 500.000,- untuk setahun. Hal ini memang berat untuk mayoritas para pengguna internet di Indonesia.

Perbedaan program antivirus versi berbayar dan versi gratis mencakup banyak fitur, mulai dari level keamanan sampai kemudahan dalam menggunakan. Versi berbayar lebih update soal malware-malware baru yang bisa menjadi ancaman. Selain itu versi berbayar lebih “ramah” dengan aplikasi/ software lain sehingga jarang terjadi konflik antara antivirus dengan aplikasi lain. Sementara itu versi gratis cukup sering memberikan peringatan palsu soal ancaman terhadap komputer anda. Akhir-akhir ini versi gratis juga menjadi gangguan tersendiri dengan keberadaan iklan-iklan pop-up yang hanya bisa dihilangkan jika anda mengupgrade ke versi berbayar.

Jika anda pengusaha yang memiliki sistem dan karyawan yang harus bergaul dengan komputer, anda lebih baik menggunakan program antivirus versi berbayar. Antivirus versi berbayar akan melindungi data-data penting bisnis anda.Selain itu ada beberapa antivirus berbayar yang bisa memblock akses karyawan anda ke site-site media sosial/ lain-lain yang dapat mengurangi produktivitas kerja mereka.

Jika anda orangtua dengan anak-anak remaja, antivirus versi berbayar juga disarankan untuk anda. Bukan hanya karena fitur kontrol site-site yang bisa dikunjungi, tapi juga perlindungan terhadap site-site berbahaya seperti site-site phising.

Jika anda memutuskan untuk menggunakan antivirus gratisan maka anda sebaiknya memastikan antivirus anda tetap terupdate setiap hari. Selain itu anda juga harus lebih berhati-hati dalam berinternet ria.

loading...
Loading...
Haruskah Membayar untuk Program Antivirus? | akbar | 4.5