Contoh Obat Batuk Pilek untuk Ibu Hamil yang Aman dan Tidak Aman

Masa kehamilan adalah masa yang istimewa bagi pasangan suami istri. Pada masa kehamilan pula biasanya akan muncul berbagai keluhan terkait masalah kesehatan si calon ibu. Mulai dari ngidam, sakit punggung, hingga batuk dan pilek.

Ibu yang sedang hamil harus memperhatikan apa yang akan dikonsumsi, termasuk dalam hal ini adalah obat batuk dan pilek. Ibu hamil tidak boleh sembarangan minum obat karena hal itu bisa jadi akan berpengaruh buruk terhadap kondisi janin yang sedang dikandung.

Bila ibu hamil mau minum obat, tapi takut dan khawatir kalau-kalau tidak aman untuk kehamilan, maka ada baiknya cek dulu obat yang aman dan tidak aman untuk batuk dan pilek berikut ini.

Dikutip dari laman AyahBunda, tidak ada obat yang manjur untuk menghilangkan keluahan batuk, pilek, serta infeksi virus flu yang diderita oleh ibu hamil. Normalnya, keluhan tersebut akan hilang sendiri setelah berisitirahat total selama 2 – 3 hari.

loading...

Obat Batuk Pilek yang Aman untuk Ibu Hamil

Beberapa contoh obat batuk pilek yang aman dikonsumsi oleh ibu yang sedang hamil diantaranya:

  • Parasetamol.
  • Madu yang ditambah dengan peppermint, lalu diseduh dengan air hangat.
  • Mentol dan minyak kayu putih untuk mengatasi hidung tersumbat.
  • Permen pelega tenggorokan.

Obat Batuk Pilek yang Tidak Aman Diminum Ibu Hamil

Dalam mengonsumsi obat batuk dan pilek, ibu hamil perlu mewaspadai dan memperhatikan kandungan dari obat tersebut. Karena beberapa jenis obat batuk dan pilek dianggap tidak aman bagi ibu hamil. Diantaranya adalah:

  • Obat batuk/pilek/flu yang mengandung campuran beberapa senyawa berbahaya, seperti kafein, alkohol, kodein, efedrin, dan dekstrometrorfan. Obat ini sebaiknya tidak dikonsumsi karena dapat meningkatkan tekanan darah ibu hamil dan memicu denyut jantung janin.
  • Vitamin C dosis tinggi. Konsumsi vitamin C dosis tinggi oleh ibu hamil dapat membahayakan perkembangan janin.

Terapi Alternatif untuk Mengatasi Batuk dan Pilek Pada Ibu Hamil

Selain dengan minum obat, untuk meredakan batuk dan pilek pada ibu hamil juga bisa dilakukan dengan cara terapi kesehatan. Beberapa contoh terapi kesehatan untuk meredakan batuk dan pilek pada ibu hamil yang bisa dicoba diantaranya:

  • Minum banyak cairan untuk mengganti cairan yang banyak keluar dalam bentuk pilek.
  • Minum jus jeruk atau blackcurrant yang akan membantu menambah kadar vitamin C.
  • Minum campuran jeruk nipis dan madu yang diseduh air hangat.
  • Menghirup uap hangat dari air hangat yang ditetesi minyak pelega hidung tersumbat, seperti mentol, atau minyak kayu putih.

Karena pada masa kehamilan sama artinya dengan menjaga dua nyawa, maka dalam mengonsumsi obat-obatan ibu juga harus selektif. Sebisa mungkin ibu yang sedang hamil menghindari untuk konsumsi obat-obatan khususnya yang berbahan kimiawi atau obat modern.

Selain dengan beristirahat dan mencoba terapi alternatif, selama batuk dan pilek ibu hamil juga perlu menyediakan sekotak tissue untuk ‘melawan’ masalah tersebut. Namun bila dahak yang keluar terlihat kental dan berwarna kuning kehijauan, maka ada baiknya untuk segera melakukan konsultasi ke dokter.

loading...
Loading...
omedrinat untuk ibu hamil, Batuk pilek saat puasa, obat pelega tenggorokan yang aman untuk ibu hamil, permen pelega tenggorokan untuk bumil, apa permen pelega tenggorokan untuk wanita hamil?, pelega tenggorokan untuk ibu hamil

Contoh Obat Batuk Pilek untuk Ibu Hamil yang Aman dan Tidak Aman | akbar | 4.5