Ciri–Ciri Helm yang Baik dan Aman untuk Dipakai Saat Berkendara

Helm merupakan salah satu pelengkap dalam berkendara yang wajib untuk selalu dikenakan ketika berkendara di jalan raya. Fungsi dan kegunaan dari helm menjadi sangat penting karena akan melindungi kepala dari benturan keras ketika terjadi kecelakaan.

Manfaat dari memakai helm sebenarnya tidak hanya untuk melindungi kepala dari benturan saat terjadi kecelakaan saja, namun masih ada banyak lagi lainnya manfaat dari memakai helm saat naik sepeda motor.

Dengan memakai motor maka rambut akan terlindungi dari kotoran atau debu. Selain itu, memakai helm juga akan melindungi mata dari gangguan benda kecil yang mungkin akan masuk ke mata. Misalnya debu, kerikil atau hewan kecil.

Ciri–Ciri Helm yang Baik dan Aman untuk Dipakai Berkendara

Sekarang ini sudah ada banyak ragam merek, tipe, dan motif yang membuat banyak orang semakin tertarik untuk memakai helm ketika berkendara. Boleh saja kita memilih dan memakai motif helm yang unik dan lucu. Namun pastikan bahwa helm yang kita kenakan saat berkendara adalah baik dan benar-benar mampu melindungi kepala.

Secara sederhana, ciri-ciri helm yang baik dan aman digunakan untuk berkendara adalah helm memiliki kaca yang tahan pecah, memiliki pelindung yang kuat dan pastinya sudah memiliki label SNI atau standard nasional Indonesia.

Dikutip dari laman Okezone, saat naik sepeda motor, sangat dianjurkan untuk memakai helm yang menutup kepala secara penuh (full face), atau minimal hanya terbuka dibagian rahang (open face). Karena dengan memakai tipe helm yang full face maka akan memberikan perlindungan yang lebih baik dari angin, debu, air, batu, dan mungkin juga serangga. Tipe ini juga memberi perlindungan lebih baik kepada rahang dan gigi.

Penting juga untuk memperhatikan bagian-bagian helm. Ciri-ciri helm yang baik adalah helm harus memiliki lapisan luar yang keras (hard outer shell). Lapisan luar helm harus didesain untuk dapat pecah jika mengalami benturan, agar dampak tekanan sebelum sampai ke kepala bisa dikurangi. Bagian ini biasanya terbuat dari bahan polycarbonate.

Bila bagian luar harus keras, maka bagian dalam helm yang baik wajib tebal (inside shell or liner). Bagain yang tebal ini berfungsi meredam benturan dan gesekan, ketika helm bersentuhan dengan objek tak bergerak. Tujuannya untuk melindungi tulang belakang tengkorak Anda dari keretakkan. Bahan yang bisasnya digunakan pada lapisan ini yaitu polysyrene atau styrofoam.

Dan untuk menjaga kenyamanan pengendara saat berkendara, maka helm yang baik juga harus memiliki lapisan dalam dari kain yang lembut untuk menempatkan kepala secara pas dan tepat pada rongga helm. Pemilihan kain yang lembut dan menyerap keringat juga membuat helm tetap nyaman digunakan untuk waktu yang relatif lama.

Yang terakhir dan perlu diperhatikan sebelum membeli helm yang baik yaitu, helm harus dilengkapi tali pengikat dagu (chain strap). Adapun fungsi dari tali pengikat yang ada di helm adalah untuk menahan helm agar tetap berada pada posisinya sehingga dapat melindungi kepala ketika bikers terjatuh.

Demikan sedikit informasi mengenai ciri-ciri helm yang baik dan aman untuk dipakai berkendara. Semoga bermanfaat.

loading...
Loading...
Ciri–Ciri Helm yang Baik dan Aman untuk Dipakai Saat Berkendara | akbar | 4.5