Bahaya Wadah Pembungkus Makanan atau Minuman dari Bahan Styrofoam

Pemakaian styrofoam sebagai bahan pembungkus makanan sudah bukan hal yang asing lagi. Selain harganya yang murah dan ringan, bahan styrofoam juga memiliki keunggulan yaitu bisa menahan suhu, baik panas atau dingin lebih lama.

Namun, tahukah anda bahwa pembungkus makanan atau minuman dari bahan styrofoam ini tidak baik untuk kesehatan?

Bahaya Akibat Penggunaan Bahan Styrofoam Sebagai Wadah Pembungkus Makanan dan Minuman Terhadap Kesehatan Tubuh dan Lingkungan

Bahan styrofoam cukup baik dalam menahan suhu. Sehingga bahan makanan atau minuan yang disimpan di dalamnya bisa tetap dingin atau hangat lebih lama dari pada bila memakai kertas atau bahan lain sebagai wadahnya. Sebab itulah, karena bahan ini bisa menahan suhu, maka pada akhirnya banyak orang yang lebih memilih untuk menggunakan bahan styrofoam sebagai gelas minuman dan wadah makanan.

Beberapa sumber menyebutkan akan dampak buruk dan bahaya akibat dari pemakaian wadah pembungkus makanan dan atau minuman dari bahan styrofoam. Diantaranya adalah bisa bisa memicu sel tumor dan kanker.

Styrofoam terbuat dari butiran-butiran styrene yang diproses menggunakan benzana, yaitu suatu zat yang bisa menimbulkan banyak penyakit. Bahaya yang bisa ditimbulkan oleh zat benzana ini diantaranya bisa menimbulkan masalah pada kelenjar tiroid, mengganggu sistem saraf hingga menyebabkan kelelahan, mempercepat detak jantung, sulit tidur, badan menjadi gemetaran dan menjadi mudah gelisah. Bahkan dalam beberapa kasus akibat dari benzana adalah bisa mengakibatkan hilangnya kesadaran serta kematian.

Saat benzana termakan, maka zat ini akan masuk ke dalam sel-sel darah yang dalam jangka panjang bisa merusak sumsum tulang belakang. Akibatnya adalah berkurangnya sel darah merah sehingga menyebabkan penyakit anemia. Adapun efek lain dari benzana adalah menyebabkan menurunnya sistem imun sehingga tubuh mudah terkena infeksi. Sementara pada wanita, efek dari benzana adalah menyebabkan terganggunya siklus menstruasi serta mengancam kehamilan. Dan yang lebih berbahaya lagi adalah benzana bisa menyebabkan kanker payudara dan kanker prostat.

Ketika makanan atau minuman menggunakan styrofoam sebagai tempat penyimpanannya, maka bahan kimia yang terkandung dalam styrofoam akan berpindah ke makanan atau minuman di dalamnya. Pencemaran zat berbahaya pada makanan dan minuman ini akan semakin cepat bila kadar lemak yang dalam makanan atau minuman semakin tinggi. Tidak hanya itu saja, makanan yang mengandung alkohol atau asam serta semakin panas suatu makanan, semakin cepat pula migrasi bahan kimia dari styrofoam ke dalam makanan.

Pemakaian bahan styrofoam sebagai wadah penyimpanan makanan atau minuman sebenarnya sah-sah saja untuk digunakan. Tentunya selama bahan makanan atau minuman yang disimpan tidak dalam kondisi panas dan belum dimasak. Jadi, sebaiknya jangan gunakan bahan styrofoam sebagai wadah untuk menyimpan makanan yang panas.

Karena alasan praktis dan mudah dibuang, maka saat ini kebanyakan orang lebih memilih bahan styrofoam sebagai wadah untuk menyimpan makanan atau minuman. Padahal, styrofoam memiliki kandungan zat berbahaya yang tidak baik untuk kesehatan tubuh. Selain itu, bahan styrofoam juga tidak ramah lingkungan karena bahan styrofoam sangat sulit untuk diuraikan. Sehingga sampah styrofoam bisa menumpuk begitu saja dan bisa mencemari lingkungan.

loading...
Loading...
Bahaya Wadah Pembungkus Makanan atau Minuman dari Bahan Styrofoam | akbar | 4.5