Bahaya Merokok, Bisa Jadi Pemicu Sakit Punggung Kronis

Ketika anda bermasalah dengan rasa sakit di punggung yang tidak juga kunjung hilang, maka anda bisa menyalahkan kebiasaan merokok anda. Karena hasil penelitian dari Northwestern University membuktikan bahwa merokok bisa mengembangkan risiko sakit punggung kronis.

Dari penelitian tersebut, ditemukan bahwa perokok yang menderita sakit punggung akut, yang biasanya berlangsung antara empat sampai 12 minggu, tiga kali lebih sering didiagnosa sakit punggung kronik setahun kemudian, daripada mereka yang bukan perokok.

Para peneliti menggunakan magnetic resonance imaging (MRI) untuk menganalisis aktivitas antara nucleus accumbens dan medial prefrontal cortex, dua area otak yang memainkan peran dalam perilaku aditif, penghargaan, dan motivasi. Saat hubungan antara keduanya menjadi sangat kuat, orang akan lebih mudah mengembangkan rasa sakit, ditembah dengan status merokok mereka.

Merokok menguatkan hubungan dua titik tersebut, sehingga ini menjadi meningkat seiring dengan intens dan lamanya kebiasaan merokok. “Merokok mengubah cara otak mengintrepetasikan sinyal sakit dan prosesnya,” kata penulis studi, Bogdan Petre, seperti dikutip dari Menshealth, Jumat, (5/12/2014).

Bila perokok menurunkan atau mengurangi kebiasaannya merokok, maka aktivitas pada koneksi tersebut bisa menurun secara drastis. Kondisi tersebut tentu menunjukkan kesempatan mereka dalam mengembangkan rasa sakit yang kronis. Dengan demikian, mengurangi atau berhenti merokok adalah cara terbaik untuk menghindari sakit punggung kronis yang permanen.

loading...
Loading...
kata kata sakit punggung

Bahaya Merokok, Bisa Jadi Pemicu Sakit Punggung Kronis | lawas | 4.5