Bahaya dan Akibatnya Bila Orang Tua Merokok di Dekat Anaknya

Merokok merupakan salah satu kebiasaan paling buruk yang tidak hanya bisa membahayakan kesehatan si perokok, namun juga orang-orang yang ada di sekitarnya. Terlebih bila aksi merokok dilakukan di dekat anak-anak. Sayangnya, kebiasaan merokok hingga saat ini sangat mudah dijumpai di banyak daerah Indonesia.

Para orang tua yang tetap merokok meski di dekatnya ada anak-anaknya serta tidak berusaha untuk membatasi paparan asapnya, maka hal itu akan bisa meningkatkan resiko penyakit jantung pada anaknya 4 kali lebih tinggi daripada orang tua yang tidak merokok sama sekali. Demikian menurut hasil dari penelitian yang dipublikasikan pada jurnal Circulation sebagaimana yang dikutip dari Intisari-Online.

Bahaya Akibat Orang Tua Merokok di Dekat Anak-anak

Berbagai ancaman penyakit berbahaya bisa saja muncul dan dirasakan oleh anak-anak akibat dari kebiasaan orang tua yang merokok di dekat mereka. Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa orang tua tidak boleh merokok di depan anak seperti yang dikutip dari laman Boldsky.

1. Sindrom kematian mendadak pada bayi
Merokok di dekat anak bisa menyebabkan meningkatnya risiko terjadinya sindrom kematian mendadak pada bayi atau sudden death infant syndrome (SDIS). SDIS biasanya terjadi pada bayi berusia di bawah 1 tahun. Kekhawatiran akan sindrom kematian mendadak pada bayi diakibatkan oleh asap rokok yang bisa mengganggu jalan napas anak.

2. Pneumonia dan bronkitis
Peradangan yang terjadi di saluran udara utama pada paru-paru atau bronkitis bisa berkembang menjadi pneumonia. Pneumonia merupakan radang pada bagian paru-paru yang lebih dalam. Bronkitis dan pneumonia sering kali terjadi pada anak dengan ibu yang terbiasa merokok atau sering terpapar asap rokok baik dari ibu maupun ayah.

3. Infeksi telinga
Infeksi telinga tak hanya berisiko tinggi bagi para perokok, namun juga terhadap anak yang merupakan perokok pasif. Risiko infeksi telinga pada anak-anak dapat meningkat jika orangtua mengisi udara di rumah dengan asap rokok.

4. Menghambat pertumbuhan paru-paru
Anak-anak yang masih dalam masa tumbuh kembang harus dijaga kesehatannya. Jika Anda sering merokok di dekat anak, maka itu bisa menghambat pertumbuhan paru-parunya. Zat-zat berbahaya dari rokok akan mudah masuk ke dalam paru-paru melalui saluran pernapasan anak.

Itulah mengapa, setelah merokok harus mengganti pakaian jika ingin menggendong bayi anda. Sebab, kandungan berbahaya dari rokok bisa melekat pada pakaian. Bahkan juga menempel di sofa jika anda merokok di dalam rumah.

5. Masalah pernapasan ketika dewasa
Anak yang sering terpapar asap rokok akan lebih sering batuk-batuk. Anak juga lebih berisiko terserang asma. Dampak buruknya mungkin tidak selalu terlihat saat anak masih kecil. Namun saat dewasa nanti, anak bisa memiliki masalah pada pernapasannya jika lingkungan sekitarnya adalah perokok.

6. Anak jadi perokok
Dampak negatif jika selalu merokok di depan anak adalah kemungkinan besar mereka juga akan menjadi perokok saat mereka beranjak dewasa. Masalah kesehatan akan lebih buruk terjadi jika usia perokok semakin muda.

Untuk menghindari risiko bahaya akibat dari merokok, maka yang terbaik adalah dengan berhenti sama sekali untuk tidak merokok. Bukan hanya sekedar menjauh dari anak saat merokok. Karena bagaimana pun juga zat bahaya yang terkandung dalam rokok tetap bisa menempel bahkan di pakaian yang anda pakai saat merokok.

loading...
Loading...
Bahaya dan Akibatnya Bila Orang Tua Merokok di Dekat Anaknya | akbar | 4.5