3 Ciri Anda mengalami dehidrasi

Kurang cairan atau dehidrasi dapat berakibat fatal bagi kondisi kesehatan seseorang. Jika mengalamii dehidrasi, maka akan berdampak pada kesehatan seperti masalah pada ginjal, peningkatan kolesterol, penuaan dini, persendian sakit, dan lainnya. Karena itu usahakan untuk tidak sampai kekurangan cairan dengan cara meminum air sesuai dengan kebutuhan tubuh, yaitu 8 gelas atau 1-2 liter per hari. Tak perlu menunggu haus dulu untuk minum. Anda bisa minum kapan saja dan menghitung jumlah asupan cairan setiap hari, apakah sudah cukup atau belum.

Saat mengalami dehidrasi, tubuh akan memunculkan gejala-gejala tertentu. Apa saja itu? Simak ulasan berikut.

1. Pusing
Kekurangan cairan akan menyebabkan kondisi presentase zat kimia dalam darah Anda tak seimbang dan berpengaruh langsung ke otak. Menurunya kadar garam (sodium dan potasium) akibat menguapnya cairan membuat kepala menjadi pusing dan vertigo. Hal ini juga bisa disebabkan volume darah berkurang hingga pasokan oksigen ke otak juga ikut berkurang.

2. Urine menjadi pekat
Ciri lain dari dehidrasi adalah warna urine yang lebih pekat. Ini karena kotoran yang semakin banyak tertimbun dalam tubuh dan tak bisa dikeluarkan atau dibersihkan secara maksimal karena pasokan air kurang. Saat urine Anda berwarna pekat, sebaiknya langsung konsumsi banyak air setelahnya.

3. Sembelit
Sembelit atau susah buang air besar bisa juga diakibatkan karena kekurangan cairan. Zat cair membantu proses pengeluaran kotoran dari dalam tubuh. Saat tubuh kekurangan cairan, maka bentuk feses Anda akan lebih padat dan sulit dikeluarkan. Karena itu banyak ahli kesehatan menyarankan untuk benyak minum agar pencernaan jadi lebih lancar. Apabila Anda mengalami sembelit, minumlah lebih banyak air dari biasanya.

loading...
Loading...
3 Ciri Anda mengalami dehidrasi | akbar | 4.5