10 Faktor Umum Penyebab Insmonia atau Susah Tidur

Mengantuk adalah salah satu sinyal bagi tubuh untuk beristirahat, yaitu tidur. Rasa mengantuk ini semakin tidak terbendung ketika malam hari. Dengan tidur, akan ada banyak manfaat yang bisa diperoleh dan dirasakan oleh tubuh.

Sayangnya, beberapa orang mengalami yang namanya insomnia atau susah tidur di malam hari. Padahal, salah satu manfaat dari tidur di malam hari adalah menghilangkan rasa penat tubuh yang dirasakan setelah beraktivitas seharian. Setelah tidur maka tubuh akan merasakan kesegaran dan rasa penat yang ada pun hilang sudah.

Ada banyak penyebab insomnia atau susah tidur, dan biasanya ini berbeda-beda tiap orang. Ada orang yang susah tidur di malam hari karena stres, terlalu capek setelah seharian bekerja atau justru karena terlalu banyak tidur.

Faktor Penyebab Insomnia atau Sulit Tidur di Malam Hari

Walaupun sebenarnya ada banyak hal yang berbeda yang bisa menyebabkan seseorang mengalami insomnia, namun ada sepuluh faktor paling umum yang menyebabkan seseorang mengalami insomnia dan sulit tidur. Berikut diantaranya:

1. Pola tidur yang tidak konsisten
Untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik, maka sangat penting bagi kita untuk bisa pergi tidur dan bangun pada kira-kira waktu yang sama setiap harinya. Sementara itu, ada banyak orang yang memiliki kecenderungan untuk tetap terjaga atau begadang sampai larut hingga akhirnya mereka harus bangun sangat terlambat pada hari-hari mereka libur. Cara ini sangat tidak dianjurkan karena mengganggu pola tidur yang normal.

2. Makan makanan berat terlalu dekat dengan waktu tidur
Tubuh kita membutuhkan waktu untuk menyelesaikan proses pencernaan, dan bila makan malam kita terlalu dekat dengan waktu tidur maka yang terjadi adalah kita akan mengalami kesulitan tidur. Sementara jadwal kerja terkadang juga bisa mempengaruhi proses ini, terutama mereka yang bisa bekerja baik full-time dan bekerja paruh-waktu tanpa istirahat, makan terlambat pasti akan memiliki efek yang merugikan pada kemampuan kita untuk tertidur.

3. Tidur dalam keadaan lapar
Dengan alasan karena sedang menjalani proses diet utnuk menurunkan berat badan, maka kita lebih memilih untuk tidur dalam kondisi perut lapar. Hal ini merupakan salah satu hal terburuk yang bisa mengurangi kualitas tidur. Yang ada bukannya berat badan menurun, namun adalah kita akan merasa sulit tidur karena perut lapar dan keroncongan.

4. Menunggu selelah mungkin baru tidur
Dengan harapan ingin memaksimalkan waktu yang ada, maka kita menunggu waktu hingga tubuh benar-benar merasakan kelelahan untuk kemudian baru tidur. Ini sangatlah tidak baik karena justru tubuh akan mengalami kesulitan tidur.

5. Terlalu banyak tidur
Tubuh membutuhkan waktu untuk beristirahat. Karena itu, untuk mengembalikan stamina seringkali kita tidur di siang hari. Ini boleh saja, namun bila terlalu lama tidur di siang hari hal ini justru menyebabkan, malam harinya akan susah tidur.

6. Merokok
Kandungan nikotin di dalam rokok merupakan substansi yang bertanggung jawab terjadinya insomnia pada beberapa perokok. Nikotin akan merangsang jantung untuk berdetak lebih cepat. Nadi lebih kencang, karena aliran darah ke otak juga terisi lebih cepat. Rasa lelah atau kantuk pun akan hilang. Dan tubuh menganggap dirinya masih bekerja.

7. Terlalu banyak mengkonsumsi kafein
Sebagian orang memiliki intolerar terhadap kafein, baik itu kafein yang ada di kopi atau teh. Karena itu, ketika mereka mengonsumsi kafein terutama di malam hari maka ia akan kesulitan untuk tidur di malam hari. Namun demikian, ada juga orang yang tidak bermasalah dengan kopi atau teh yang mereka minum, bahkan menjelan waktu tidur.

8. Suhu ruangan/badan terlalu panas atau terlalu dingin
Suhu yang terlalu dingin atau terlalu panas, baik itu suhu tubuh ataupun ruangan tempat tidur bisa mengganggu kemampuan seseorang untuk tidur. Karena itu, pastikan untuk mengatur agar suhu ruangan dalam kondisi yang nyaman untuk tubuh. Bila terlalu panas, maka kita bisa memakai kipas angin atau AC. Sementara bila memang udara sekitar yang terlalu dingin, maka gunakanlah jaket atau selimut untuk melindungi diri.

9. Ketidakmampuan untuk bersantai setelah pergi ke tempat tidur
Banyak orang membawa masalah pekerjaan, atau masalah keseharian ketika dia beranjak tidur. Problematika hidup, susah senang, masa depan dan penyesalan sering dibawa ke tempat tidur. Hal ini akan mempersulit tubuh merasakan rileks dan memulai untuk tidur nyaman. Sebaiknya anda melupakan masalah hidup anda sejenak agar tidur bisa cepat dimulai.

10. Kurangnya latihan
Beberapa latihan dan aktivitas sederhana bisa dilakukan untuk membantu pikiran tenang dan rileks sehingga kita bisa lebih mudah untuk tidur dengan segera. Bila kita merasa sulit untuk tidur, cobalah untuk bejalan-jalan di luar 10-15 menit sebelum tidur.

Dengan mengetahui beberapa kemungkinan penyebab sulit tidur atau insomnia yang biasa kita alami di atas, maka kita bisa melakukan langkah pencegahan guna mencegah masalah insomnia atau susah tidur di malam hari. Karena dengan waktu tidur yang cukup maka kualitas tidur akan terpenuhi, dan manfaatnya adalah tubuh akan menjadi lebih segar dan bugar ketika bangun di pagi hari. Selanjutnya, kita akan lebih semangat untuk beraktivitas seharian ataupun untuk mengerjakan tugas-tugas kantor yang sudah menunggu. Sementara bila kurang tidur di malam hari, maka akan banyak menimbulkan masalah seperti kurangnya semangat dalam beraktivitas dan emosi yang sering memuncak dan tidak terkendali.

loading...
About these ads

Loading...
10 Faktor Umum Penyebab Insmonia atau Susah Tidur | akbar | 4.5
kenapa perut lapar susah tidur